Dampak Pandemi, Pengrajin Batu Bata Sepi Pembeli

Indonesia-Teropongindonesianews.com


Keluhan dirasakan oleh para pengusaha/pengrajin batu bata setelah adanya pandemi covid 19. Lantaran jarangnya ada pembangunan yang berjalan sehingga berdampak pada kurangnya pembeli batu bata lokal yang berada di Desa Terusan Blok Sukadedel Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Seperti yang dikeluhkan oleh Surasa(50)th dirinya mengeluh lantaran banyaknya pembuatan batu bata, sehingga tertumpuk,namun belum ada pembeli yang datang menghampirinya. Sabtu (02/01/2021)

Ditemui dilokasi usahanya Surasa menuturkan.
” Sekarang sepi mas, tidak kayak dulu lagi mungkin belum adanya pembangunan yang berjalan, ini dampak dari covid 19 mungkin, sehingga orang yang mau membangun rumah atau gedung juga belum ada yang datang mas.” Keluhnya

Ia juga menambahkan.
” lihat saja mas, masih banyak tumpukan Batu batanya, padahal separoh penghasilan ekonomi keluaga saya ya dari usaha ini. ” Terangnya.

Masih di tempat yang sama, Hal senada juga disampaikan oleh Tarmin pengrajin batu bata asal kleurahan bojongsari kecamatan indramayu, kepada wartawan TIN dirinya mengutarakan keluhannya.

” Bingung mas, untuk sekarang ini penjualan batu bata lagi susah, jarangnya pembeli yang datang, apa lagi ya musim pandemi covid, jelas dampaknya ya ke kami juga mas.” keluh Tarmin.

Namun demikian semangat para pengrajin batu bata yang tanpa menyerah meski dihadapakan dengan kesulitan, layak di acungkan jempol, apa lagi dalam menyikapi dampak pandemi,mereka harus terus berkarya dan berusaha demi ekonomi keluarganya.

Jani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *