Misru Warga Desa Pondok Dalem Terduga Marakit Bahan Peledak

TeropongIndonesianews.com

Jember, Saat jajaran Kepolisian Republik Indonesia di kaget kan oleh meledaknya sebuah bom di Gereja Kathedral di Makasar, jajaran polsek Semboro, Resort Jember, telah berhasil menangkap seorang tersangka yang membawa mesiu (bahan peledak) diperkirakan sebanyak 6 kilogram.

Terduga tersangka Misru (51) warga Dusun Kandangan, Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, yang sekarang berdomisili di rumah istrinya yang beralamat di Dusun Curah Putih, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, terpaksa meringkuk di tahanan polsek Semboro.

Hasil interogasi awal menyebutkan, tersangka Misru selama ini memang telah merakit/mencampur sendiri bahan bahan kimia tersebut untuk di jadikan sebagai mesiu.
” Satu kilogram potasium, dua ons belerang, satu ons bronx untuk ukuran satu kilo mesiu “. terang Misru dalam interogasi singkat.

Polisi pun segera melakukan pengembangan dengan mendatangi rumah tersangka.
Dari hasil olah TKP, polisi mendapatkan bukti bukti berupa puluhan sumbu yang sudah jadi, alat timbang, serta beberapa karung sak bekas pupuk.

Akp Facthur Rahman SH Kapolsek Semboro saat dikonfirmasi mengatakan bahwa bubuk mesiu yang dibawa terduga tersangka sebanyak 6 kilo tersebut mempunyai daya ledak tinggi (Hight Explosife).

” Dalam pengakuanya tersangka mengaku merakit sendiri semua bahan bahan kimia. Beberapa campuran yang dibutuhkan bisa diperoleh di toko toko yang jual bahan kimia.
Sementara ini kasus sedang kita kembangkan, semua akan dilaporkan ke Polres Jember yang akan dilanjutkan ke Puslabfor Polda Jatim “. kata Facthur.

(Ttang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *