MP3S Di Anggap lucu Ketua KWK Angkat Bicara

Teropongindonesianews.com

Setelah MP3S (masyarakat Pengamat PercepatanPembangunan Sumenep), kini KWK (Komunitas Warga Kepulauan) Angkat bicara terkait pembangunan lanjutan RSUD Abuya yang berlokasi di kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

Diketahui beberapa Media Online lokal Sumenep menayangkan pemberitaan tentang MP3S bersikukuh meminta agar proyek pembangunan lanjutan RSUD Abuya di hentikan.

Berbeda, Ketua KWK H. Saifudin kepada awak Media,di hubungi melalui whatsap kamis (30/09/) menerangkan. Permintaan MP3S untuk menghentikan pekerjaan pembangunan RSUD Abuya sesuatu hal yang lucu dan keluar dari konteks kesepakatan bersama saat rapat hasil tim monitoring.

“Merujuk pada rapat hasil tim monitoring bahwa, ada 2 opsi terkait hasil temuan di proyek pembangunan RSUD Abuya. Tetapi tidak pernah ada keputusan untuk menghintakan proyek tersebut, ” Paparnya.

H. Saifudin lalu menjelaskan, opsi yang pertama adalah dilaporkan kepada pihak yang berwajib yakni BPK, kepolisian atau kejaksaan hingga KPK

Selanjutnya opsi yang kedua ialah memberikan hasil temuan secara tertulis kepada Bupati Sumenep dan kepala dinas terkait untuk ditinjak lanjuti sebagai evaluasi.

“Tegas saya katakan bahwa sejak dulu para kontraktor itu termasuk orang orang yang ada di MP3S itu sebagai pelaksana proyek juga pekerjaannya tidak baik dan tidak bagus menurut pengamatan saya, hanya pada waktu itu tidak ada monitoring yang secara masif seperti sekarang ini,” Ujarnya.

“Saya sangat tidak setuju dengan menyuruh bongkar kemudian membesarkan isu atau membuat kegaduhan ini kan jelas akan merugikan kepulauan, maka nanti Kangean atau kepulauan yang lain tidak akan mendapatkan proyek pembangunan demi kemajuan, ” Ujarnya.

Moh. Jakfar, kepala Dinas Perumahan Rakyat, kawasan pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, saat di konfirmasi mengataksn, kalau pekerjaan sampai dihentikan karena hal sepele maka tidak akan selesai tepat waktu.

“Kalau hal hal kecil tidak perlu cukup diperbaiki karena tidak ada proyek yang sempurna, pasti ada kesalahan-kesalahan kecil, selama pekerjaan tidak fatal tetap dilanjutkan masak harus menghentikan pekerjaan di RSUD Abuya, ” Tegasnya.

Penulis: Muhlis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *