“50 Siswa SMPN PRUDA, DESA PRUDA Kec. Waiblama Kab. Sikka Tempuh jarak 75 KM untuk mengikuti Ujian ANBK.

Teropongindonesianews.com

Bertempat di halaman rumah Warga di Iligetang Maumere karena kendala Jariangan Internet”

Asesmen Nasional Berbasis Komputer, ( ANBK) merupakan salah satu produk dari pogram Merdeka Belajar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) NadieM.Makarim.

Hal ini penting karena sebagai penilaian terhadap mutu yang dimiliki oleh satuan pendidikan atau sekolah.

Dalam rangka menyukseskan Pogram ini, maka 50 siswa dari SMPN Pruda desa Pruda Kecamatan Waiblama harus menepuh jarak sekirat 75 Km menujuh lokasi ujian ANBK di Iligetang. Kegiatan ini terpaksa digelar di halaman rumah warga karena, Spead Band With jaringan internet di desa Pruda kecamatan Waiblama belum stabil.

Kepala Sekolah Pruda, Moris Bura, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan simulasi pernah dicoba di Pruda namaun gagal karena terkendala di faktor internet.

Pihak sekolah pernah juga mencoba dan membawa peserta sejauh 9 KM dari sekolah menujuh areal hutan untuk mencoba namun, tetap gagal karena kapasitas band with internetnya kecil, sehingga tetap gagal.

Terkait kendala teknis ini maka, pihak sekolah bersama komite sekolah beremuk dan sepakat untuk menggelar ujian ANBK di pusat kota Maumere.

Dukungan ini dibuktikan oleh orang tua wali murid yang ikut terlibat dalam kegitan ANBK membantu sebesar Rp. 120.000 . Hal ini karena sewa transportasi 1 unit Pik Up dan 1 unit Bis Kayu PP dari Pruda menujuh kota sebesar Rp. 3.500.000,00, untuk mengangkut para guru dan siswa.

Kepada media ini, Kepala Sekolah SMPN Pruda, Morys Bura, S.Pd menyampaikan bahwa, kegiatan sejak simulasi, gladi bersi hingga hari pelaksanaannya menelan biaya sekitar Rp. 15.000.000. Orang tua membantu Rp. 5.000.000, sisanya Rp.10.000.000 ditanggung pihak
Sekolah.

Hal ini adalah keputusan bersama Komite Sekolah dan orang tua wali murid.

Moris Bura, menjelaskan bahwa kegiatan ANBK ini digelar dalam 3 sesi pelaksanan. Hal ini karena persedian laptob hanya 15 unit dan kapasitas jaringan internet hanya bisa mengakses 15 user.

Sesi pertama dimulai dari pukul, 07.30 hingga 9.30 WITA. Setiap sesi dalam ujian ANBK diperlukan waktu sebayak 2 jam. Ada 3 sub test pertama, sub test latihan dengan durasi waktu 10 menit, kedua, sub test literasi 90 menit. ketiga Sub test survei karakter 30 menit.

Demi memperlancar proses ANBK, maka, sehari sebelumnya Kepala Sekolah, sudah mengadakan persiapan termasuk lokasi dan segala fasilitas pelengkap lainya termasuk memasang tenda jadi di depan halaman rumah warga, bersama warga setempat, dan para guru yang sempat hadir. 50 siswa kelas VIII dan beberapa guru menginap di rumah salah satu guru yang ada di lokasi yang dipersiapakan untuk kegiatan ANBK.

Kegiatan ujian ANBK ini, berlangsung dengan baik dan ketat protokoler kesehatan Covid 19.
Moris Bura, kepada awak media yang sempat hadir di lokasi Ujian ANBK, berharap kondisi ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintahan, demi memperlancar kegiatan nasional digelar secara online.

Ia berharap
Pemerintah dapat membantu meningkatkan kualitas jaringan internet. Dengan demikian ketika ada hajatan nasional seperti ini bisa berjalan dgn sukses. Dirinya, juga berharap ada tambahan suport fasilitas pendukung lainya misalnya laptop dan peningkatan kapasitas jarjangan internet.

Kepala sekolah, menjelaskan bahwa kegitan ini akan digelar selama 4 hari. Namun jika tidak ada kendala teknis lainya maka besok, 5 september, bisa selesai dan anak-anak bisa kembali ke Pruda.

Siswa, Angelina Dua Barek, siswa dari SMPN Pruda. Ia merasa sulit karena baru pertama kali mengikuti ujian ANBK. Siswa kelas VIII ini menuturkan dirinya bersama teman- temannya jauh-jauh menujuh ke kota dengan menggunakan bus kayu demi mengikuti ujian tersebut. Ia juga mengeluh kerena mengalami kesulitan dalam mengoperasikan komputer.

Angel kepada media ini, menuturkan bahwa dirinya merasa sulit bukan karena materi, melainkan karena dirinya sulit dalam mengoprasikan komputer. Namun ia tetap merasa bangga karena ia adalah salah satu siswa yang terpilih untuk mengikuti ujian ANBK.

Adeo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *