Kelompok Tani Lumbung Pangan Wawonaru B Membantu Peningkatan cadangan pangan anggota dan Masyarakat  

TeropongIndonesiaNews.Com

Ngada-Bajawa Utara- Kelompok Tani Lumbung Pangan Masyarakat adalah kelembagaan cadangan pangan yang dibentuk oleh masyarakat desa/kota dan dikelola secara berkelompok yang bertujuan untuk mengembangkan penyediaan cadangan pangan bagi masyarakat di suatu wilayah tertentu.

 

Kelompok Tani Lumbung Pangan Wawonaru B merupakan kelompok tani yang berlokasi di Dusun Porelena, Desa Nabelena, Kecamatan Bajawa Utara. Keberadaan kelompok tani ini sudah diketahui keberadaanya oleh PPL dan kepala desa setempat, serta ditetapkan berdasarkan Surat Ketetapan  Pemerintah  Kabupaten Ngada sejak tahun 2017 silam.

 

Menurut Maria Imaculata Djue, “Alasan utama pembentukan kelompok ini sudah ditetapkan dalam program yang dirancang berdasarkan anggaran anggota Kelompok Tani Wawonaru B. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pangan, pengadaan pendistribusian pangan dalam pembelian dan penjualan bahan pangan, serta pengembangan modal.”

 

“Tujuan pembentukan lumbung pangan tani  ini untuk meningkatkan cadangan pangan yang dikelola oleh masyarakat melalui pemberdayaan kelembagaan lumbung pangan masyarakat secara berkelanjutan dengan mendukung setiap anggota agar dapat memainkan peran tunggal maupun ganda, seperti penyediaan usaha tani, penyediaan modal, serta pemasaran hasil secara kolektif sehingga dapat terpenuhi  pemenuhan kebutuhan pangan anggota dan warga sekitar”, ungkapnya.

 

Lebih lanjut, bendahara kelompok tani ini melanjutkan, “Kegiatan yang dilakukan selama ini seperti pembelian dan penjualan gabah dan jagung. Hasil pembelian kemudian dijual kembali kepada anggota dan warga sekitar yang membutuhkan, dan dapat dijadikan aset kelompok dalam pengembangan modal”.

 

“Hasil dari penjualan tersebut dilaporkan setiap 3 bulan ke Dinas P3KP (Program Pembangunan Perekonomian Kerakyatan). Prosedur tersebut dibuat untuk meningkatkan pemanfaatan fasilitas yang diberikan kepada petani karena kelompok yang ada dibentuk dengan benar dan tepat sehingga bantuan dapat tepat guna dan tepat sasaran”, ujarnya.

Hendra

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *