Luput Dari Perhatian Pemerintah.. Masyarakat Topeng Mongkor Situbondo Gelar Roadshow Swadaya Lintas Provinsi

Teropongindonesianews.com

Situbondo – Geliat masyarakat situbondo yang tergabung dalam Masyarakat Topeng Mongkor Situbondo menggelar Roadshow Seni Budaya Tari Tradisi Topeng Mongkor Situbondo dan Nasi Sodu ke Jogjakarta, secara Swadaya yang Bermodal Sosial pada hari sabtu minggu 23,24/10/2021

Roadshow kali ini memilih kota jogjakarta yang menjadi tempat tujuan, setelah sebelumnya roadshow budaya Topeng Mongkor dan Nasi Sodu di gelar di pantai muara kasih situbondo beberapa waktu yang lalu.

Masyarakat Topeng Mongkor yang di Pimpin Bapak Hosnatun atau yang lebih di kenal Pak Tutun ini bekerjasama dengan Aliansi Pegiat dan Pelaku Wisata Situbondo (AP2WS), Pondok Dapur Sodu , CV Qonita Tour and Travel.

Dalam Roadshow ini Pak Tutun bersama para stakeholder nya tidak henti hentinya berjuang keras dalam mengangkat dan mengenalkan seni tradisi dan budaya khas tari tradisi Topeng Mongkor situbondo kepada masyarakat dan dunia melalui Roadshow ini sekalipun Bermodal Sosial dari Swadaya peserta didik yang berasal dari kalangan anak muda dan pelajar situbondo dan juga kepedulian dari para stakeholder.

Pada saat Pak Tutun memberi komentar terhadap Biro Teropong Indonesia News (TIN) Situbondo, yang kebetulan mengikuti kegiatan roadshow tersebut, mengatakan bahwa dirinya sudah berkesenian sudah lebih dari 40 tahun, dan sudah melahirkan Ratusan Generasi penerus yang tersebar di seluruh Nusantara ini , dan karya karyanya untuk negeri ini yang sudah banyak mengangkat nama nama daerah yang ada di jawa timur melalui seni budayanya.

Minimnya perhatian dari pemerintah terkait aset bangsa ini, yang sangat di sesalkan oleh seorang Ketua Umum dari Aliansi Pegiat dan Pelaku Wisata Situbondo (AP2WS), sehingga Agus bekerjasama dengan salah satu Biro Perjalanan Yang berasal dari Besuki CV.Qonita Tour and Travel untuk menggelar roadshow wisata budaya tari tradisi topeng mongkor situbondo dan wisata kuliner Pondok Dapur Sodu yang melestarikan Nasi Sodu dan Kopi Budaya Situbondo cap Kopina Emmak.

Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa dirinya bersama pak Tutun menggelar acara Roadshow ini adalah untuk mengatakan kepada Dunia Bahwa Situbondo itu Ada dan mempunyai Kekayaan Budaya kearifan lokal yang patut di jadikan rujukan seni budaya nasional dan tentunya mempunyai prospek yang sangat cerah dalam dunia kepariwisataan nasional, tandas Agus.

Untuk program AP2WS tentang kepariwisataan situbondo kedepan Agus mencanangkan situbondo menjadi Kota Wisata Edukasi dan Budaya yang akan di mulai dari Merekonstruksi kembali nama nama besar dan melegenda di kota situbondo, seperti Besuki, Panarukan, dan Baluran.

Tentunya butuh campur tangan pemerintah dan peran serta masyarakat untuk mewujudkannya.
Masa iyya pemerintah akan menutup mata sementara rakyatnya bersemangat dan berjuang walaupun bermodal Sosial… celoteh Agus…

(gusTIN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *