Kapolsek Wongsorejo Pimpin Langsung, Penggerebekan Judi Sabung Ayam

Teropongindonesianews.com

BANYUWANGI – Iptu Sudarso .SH Kapolsek wongsorejo Pimpin langsung penggerebekan judi Sabung Ayam Daerah kawasan pal tujuh di Dusun Karang Rejo Utara,Desa Wongsorejo Banyuwangi Selasa (9/11/2021) sekira pukul 14.00 wib

Puluhan penjudi pun akhirnya lari tunggang langgang saat penggerebekan yang dilakukan Oleh anggota Polsek wongsorejo, para Penjudi pun meninggalkan puluhan barang bukti yang kemudian diamankan petugas.

dari puluhan barang bukti yang diamankan oleh anggota Polsek Wongsorejo terdiri dari empati unit sepada motor,

(1) Honda Supra Fit No.pol : DK-2275-OJ. ( 2) Yamaha Mio No.pol : P-6715-XA
(3) Yamaha Vega tanpa No.pol…
(4) Honda Supra X No.pol : P-6264-YC.

Sementara Barang yang ditinggal tempat galangan Judi sambung ayam dimusnahkan dengan cara dibakar oleh anggota Polsek Wongsorejo yang bertujuan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya kembali.

Dari hasil keterangan Kapolsek wongsorejo Iptu Sudarso ,SH saat dikonfirmasi oleh awak media dikantornya membenarkan telah terjadi penggerebekan judi sabung ayam di daerah paltujuh masuk Desa Wongsorejo

Penggerebekan judi sabung ayam Dipimpin langsung oleh Kapolsek wongsorejo Beserta Anggota diantaranya Aiptu Sador (Knt Reskrim),
Aiptu Arif Abdurrahman (Kasium),Aipda Arif Kurniawan, Bribda Ryuga Lukman

Masih Kapolsek Wongsorejo penangkapan ini Berdasarkan laporan masyarakat,namun karena jarak ke tempat kejadian perkara sangat jauh Kami masih sambil mencari tempat dan lokasi sabung ayamnya.

setelah kami mendekati Tempat kejadian perkara kurang lebih Dengan jarak 100 meter dari Tkp dan medannya terbuka (area persawahan) maka kedatangan anggota Polsek Wongsorejo telah diketahui terlebih dahulu sehingga para penjudi yang ada di tempat kejadian perkara , bubar dan semua melarikan diri.

Disini Kapolsek dan anggota sampai di Tkp sudah tidak ada para penjudi juga sudah tidak ada ayam yg dipakai judi. Yang ada hanya tinggal 2 lembar karpet merah, 12 kurungan, 2 buah geber pembatas terbuat dari karpet merah serta terpal plastik ukuran 10 m X 10 m sebagai tempat berteduh.

Sedangkan situasi di tkp merupakan halaman rumah sorang ibu Yang sudah tua ketika ditanya tidak tahu menahu sama sekali tentang perjudian ayam tersebut Disekitar tkp hanya ada empat rumah yg dikelilingi persawahan.

Mengingat penjudi tidak ada yang tertangkap (semua melarikan diri) dan ayam yg dipakai sebagai alat perjudian juga tidak ditemukan maka semua sarana tsb kami bakar dg tujuan memberikan syok terapi kepada para penjudi supaya tidak bisa digunakan lagi.ungkapnya.

( Kur )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *