PERESMIAN JALAN RABAT MENUJU KEBUN JAHE DAN PENANAMAN PERDANA BIBIT JAHE DI KEBUN MILIK DESA BOMARI

Teropongindonesianews.com

Ngada-Bajawa – Bertempat di Bure, Desa Bomari, Kecamatan Bajawa, pada Rabu (24/11/2021), Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena, S.S., M. Hum, meresmikan jalan rabat menuju kebun jahe dan penanaman perdana bibit jahe di kebun milik Desa Bomari.

Hadir dalam ini Wabup Ngada, Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngada, Kadis PUPR, Camat Bajawa, Perwakilan Dinas Pertanian, Kepala Desa (Desa Bomari, Beja, dan Ubedolumolo), serta tokoh adat dan masyarakat desa Bomari.

Rangkaian kegiatan mencakup acara penyambutan, peresmian jalan yang ditandai dengan pengguntingan pita, penanaman bibit jahe, serta sambutan-sambutan.

Dalam sambutan pembuka, Kades Bomari, Bapak Pius Liu, mengatakan, “Saya atas nama seluruh masyarakat desa menyampaikan selamat datang, sekaligus berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mengalokasikan dana program PISEW (Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah)”.

Berikutnya dalam Laporan Kerjasama Tim Program PISEW, diwakili oleh Bapak Wilem, yang menguraikan,”Lokasi utama program ini beralamat di Desa Bomari yang didukung oleh Desa Beja dan Desa Ubedolumolo”.

“Tujuan program ini adalah demi terwujudnya peningkatan kerja masyarakat desa, yang anggotanya dipilih langsung oleh peranggkat desa. Sedangkan sasarannya adalah kawasan terpadu yang meliputi GOR Wolobobo, Kampus STIPER Flores Bajawa, dan daerah rencana kecamatan baru”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Tim Penggerak PKK Kabubapaten yang diwakili oleh Ibu Blandina Mamo mengapresiasi kinerja Desa Bomari, “Saya berterima kasih kepada Bapak Desa Bomari yang telah mengalokasikan dana desa untuk pemberdayaan perempuan”.

“Kiranya ke depan, dalam musyawarah dusun tetap mengusulkan program-program pemberdayaan perempuan yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesehatan, terutama mengurangi angka stunting”, lanjutnya.

Pada akhirnya, dalam sambutan penutup, Bapak Wakil Bupati Ngada menyampaikan terima kasih kepada kontraktor dan ketiga desa yang telah mendukung dan menyelenggarakan program PISEW. Pak Ray mengatakan, “Pengembangan program seperti ini harus ditingkatkan demi pengembangan kawasan pemukiman baru.”

Dan lebih lanjut, Pak Ray meminta dukungan masyarakat terkait terlaksananya program kerja pemerintah kabupaten, mengingat situasi sulit yang sedang dihadapi oleh PEMDA, teristimewa menyangkut kekurangan dana dalam meneruskan program pembangunan di Kabupaten Ngada.

Andreas Neke, Korwil NTT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *