
Teropongindonesianews.com
OLEH :
EDITA RATUSARI
(Mahasiswa Kperawatan Unika Santu Paulus Ruteng)
Pandemi covid-19 menjadi tantangan terbesar dinegara Rpublik Indonesia bahkan didunia sejak 2 tahun yang lalu. Pemerintah sudah berusaha semaksiamal mungkin dalam menangani covid-19.
Pentingnya menjaga kesehatan mental dimasa pandemi covid-19.
Selain memjaga kesehatan tubuh, menjaga kesehatan mental di pandemi covid-19 tidak kalah penting. Bekerja atau sekolah dari rumah, mengurangi kontak fisik dengan teman atau keluarga membutuhkan waktu penyesuaian yang tidak sebentar. Beradaptasi dengan perubahan sembari mengelola rasa takut akan terinfeksi firus, baik diri sendiri maupun orang yang kita sanyangi serta rasa sedih akibat ditinggalkan oleh keluarga atau teman akibat covid-19 dapat mengganggu kesehatan mental. Mental yang terganggu dapat menyebabkan stress dan menurunya imunitas tubuh sehingga memudahkan virus untuk menyerang. Memiliki rasa cemas dan takut pada masa sekarang ini sangatlah manusiawi. Akan tetapi, rasa cemas dan takut harus dikendalikan dengan baik sehingga kesehatan mental tetap terjaga.Gangguan kesehatan mental yang terjadi selama pandemi dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti ketakutan terhadap wabah, rasa terasing selama menjalani karantina, kesedihan dan kesepian karena jauh dari keluarga atau orang yang dikasihi, kecemasan akan kebutuhan hidup sehari-hari, ditambah lagi kebingungan akibat informasi yang simpang siur. Hal-hal tersebut bukan hanya berdampak pada orang yang telah memiliki masalah kesehatan mental, seperti depresi atau gangguan kecemasan umum, namun juga dapat mempengaruhi orang yang sehat secara fisik maupun mental.Beberapa kelompok yang rentan mengalami stres psikologis selama pandemic virus corona adalah anak-anak, lansia dan tenaga medis.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga keehatan mental selama masa pandemi antara lain: 1) tetap update dengan informasi terkait covid-19 , 2) tidak menggunakan rokok dan minuman beralkohol untuk menghilangkan stress, 3) memulai hobi yang baru,4) bersosialisasi melalui media sosial.
Pada masa pandemi masyarakat harus selalu update dengan informasi-informasi terkait covid-19 karena mengetahui informasi memudahkan dan meningkatkan rasa peduli terhadap diri sendiri dan melakukan pencegahan dan timbul rasa aman pada diri sendiri dan juga dalam keluarga.
Pada masa pandemi kita juga merasakan kecemasan dan rasa takut yang berlebihan yang akan menimbulkan rasa stress , tetapi jangan melakukan atau untuk menghindari stress kita minum minuman yang beralkohol ataupun merokok karena akan menimbulkan efek samping pada kesehatan yang akan memudahkan virus memasuki tubuh kita. sebaiknya kita memakan buah-buahan , melakukan olah raga supaya tidak selalu memikirkan hal- hal yang akan menyebabkan stress. Kita bisa mengosumsi buah-buahan antara lain buah pisang atau alpukat dan cokelat untuk meningkatkan hormon endorphin dalam tubuh.
Pada masa pandemi kita sering berada didalam rumah dan seringkali kita merasa bosan dan karena hal itu juga maka akan timbul rasa stres. Supaya kita tidak stres karena berada dirumah terus kita harus memulai melakukan hobi yang baru karena dengan itu kita akan merasa bahagia dan tidak memikirkan hal-hal yang mempengaruhi kesehatan mental.Walaupun pada masa pandemi kita tidak bisa bersosialisasi secara fisik akan tetapi kita dapat berinteraksi dengan perkembangan atau kemajuan teknologi dapat membantu kita atau masyarakat untuk berinteraksi satu sama lain melalui media sosial.








