
Teropongindonesianews.com
Ngada – Setelah memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila dan mengunjungi Taman Renungan Bung Karno dan rumah adat, Presiden RI tiba di Bandara Turelelo Kecamatan Soa sekitar pukul 12.05 yang disambut dengan Sa Ngaza dan mengenakan pakaian adat khas Bajawa.
Keluar dari bandara, bapak presiden dan ibu sempat menyalami dan membagikan baju kepada warga, dan selanjutnya menuju ke Pasar Bobou di Kecamatan Bajawa.

Antusiasme warga sedemikian luar biasa ketika bapak presiden memasuki area pasar. Warga beramai-ramai menyoraki nama presiden dan berusaha untuk menyalami orang nomor satu RI ini.
Pada kesempatan ini Bapak Presiden juga menyempatkan diri untuk berbelanja. Ibu Sesilia Meo yang lapaknya dikunjungi bapak presiden mengatakan, “Saya berterima kasih karena bapak presiden dapat mengunjungi Pasar Bobou. Saya juga sangat senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan bapak presiden, walaupun selama ini pasar Bobou sepi pengunjung. ”
Sesuai agenda, bapak presiden kemudian berkunjung ke Kampus Desa Bambu Agroforestri Turetogo, di Desa Ratugesa, Kecamatan Golewa.
Bapak Kosmas Awe yang adalah Tim Survey Yayasan Bambu Lestari mengatakan, “Kampus bambu ini dimaksudkan untuk membeli bambu dari masyarakat yang kemudian diolah menjadi laminasi dan perabot.”
“Untuk ke depannya akan ada kerja sama antara PEMDA dengan masyarakat dalam pembibitan bambu,” lanjutnya.
Perlu diketahui bahwa ketika dalam perjalanan mengunjungi Kampus Desa Bambu, rombongan presiden diguyur hujan lebat. Namun demikian tidak mengurangi antusisme warga yang tetap menanti dan menyambut kedatangan bapak presiden dan rombongan dalam guyuran hujan tersebut.
Andreas NEKE-KORWIL NTT






