
Teropongindonesianews.com
Bondowoso – Bersama rakyat TNI menjadi kuat. Slogan ini sepertinya benar – benar terpatri dalam jiwa Mayor Infanteri Rinto Wijaya, Komandan Batalyon Infanteri Raider 514 Kostrad.

Sosok pemimpin yang dikenal bersahaja, sederhana dan familiar terhadap siapa saja yang ditemui. Di kalangan wartawanpun tidak ada jarak yang terlihat. Benar-benar para wartawan menjadi mitra kerja dinas di ketentaraan.

Walaupun menyandang status sebagai Komandan Batalyon Infanteri Raider 514 Kostrad tidak pernah terdengar gila hormat.
Ini karena pribadi Mayor Infanteri Rinto Wijaya dikenal sebagai jiwa yang sederhana, santun dan merakyat. Hal tersebut terdokumentasikan secara gamblang, ketika Mayor Infanteri Rinto Wijaya melakukan blusukan menemui masyarakat dan pejabat di Bondowoso tempatnya bertugas.
Darah dan jiwa patriotisme tentara yang mengalir dalam tubuh Mayor Infanteri Rinto Wijaya benar-benar hanya diabdikan untuk rakyat.
Karena itu, jiwa melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat melekat terus, hal ini terbukti dengan bentuk Silaturrahmi yang di gelar di Tempat tugasnya, Batalyon Infanteri Raider 514 Kostrad
Dirinya sangat sadar bahwa kehadirannya di tengah- tengah masyarakat, memang diperlukan dan dibutuhkan. Dan memang sosok pemimpin semacam ini diperlukan di era generasi milenial saat ini, seperti pada salah satu Lembaga yang di pimpin oleh Derek FK-18 yaitu LPRI (lembaga Pengawas reformasi Indonesia) yang juga di undang untuk menjalin persaudaraan dan keeratannya pada semua pihaknya sangat mengakui bahwa Mayor Infanteri Rinto Wijaya memang benar – benar Familiar.
Pemimpin yang memahami kebutuhan rakyat. Pemimpin yang mengerti keinginan rakyat. Pemimpin yang tidak gila dihormati dan disanjung. Pemimpin yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat disaat menghadapi kesulitan, dan sebagainya.
Dibalik sikap tegas dan disiplin, ternyata Mayor Infanteri Rinto Wijaya memiliki jiwa sosial yang sangat luar biasa dan perlu diberi apresiasi oleh masyarakat Bondowoso khususnya. Wahyu







