
Teropongindonesianews.com
Anggota DPRD Kabupaten Ende fraksi Partai Demokrat,Mahmud Djegha menyerap aspirasi Masyarakat dalam kegiatan Reses di Desa Woloara,kecamatan Kelimutu kabupaten Ende kamis (11/08/2022)
dalam arahan singkat Kepala Desa Woloara Robertus Riwu menyampaikan terimakasih kepada anggota DPRD Ende Yang telah memilih Desa Woloara sebagai bagian dari kunjungan ini.

“Kepada Anggota Dewan bapak Mahmud,saya selaku kepala desa menyampaikan terimakasih,karena bapak mau bertemu dan hadir ditengah masyakat untuk mendengar langsung aspirasi Dan usulan masyarakat.kami bersyukur ada anggota dewan dari dapil IV mengagendakan di desa woloara.kepada warga yang hadir sampaikan saja aspirasi Dan usul saran yang menjadi kebutuhan Dan kepentingan bersama ”
Pada awal sambutan dan pengantar singkat Pria yang akrab disapa Bento ini kepada masyarakat menyampaikan bahwa kunjungan reses ini selain sebagai agenda resmi dari lembaga legislatif juga sebagai sarana membangun dialog agar aspirasi masyarakat bisa diteruskan dan diperjuangkan oleh lembaga DPRD sesuai dengan fungsi fungsi legislatif dalam lembaga sebagai mitra pemerintah.

hasil reses usulan dari masyarakat didominasi pada bidang infrastruktur berupa pembangunan jalan Tani ,pembangunan rumah layak huni ,pembangunan Drainase,pagar pengaman sekolah,penerangan jalan,dan Jaringan perpipaan Air minum bersih.sedangkan dibidang pendidikan, berupa pembangunan ruang laboratorium untuk SD Dan SMPN SATAP,serta media permainan untuk PAUD. Dalam bidang pertanian dan pertenakan masyarakat di Desa Woloara mengharapkan bantuan handtractor atau cultivator,bantuan benih Dan pupuk subsidi,bantuan anakan babi serta bantuan tenun ikat bagi ibu ibu Yang tergabung dalam kelompok pengrajinan.
diakhir pertemuan dengan warga Politisi Demokrat ini juga memberikan pemahaman kepada masyakat agar mengurus dokumen kependudukan,Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS.
dikatakan Anggota Komisi I ini bahwa tidak semua usulan masyakat bisa diakomodir,sebab saat ini usulan mulai dari tingkat desa hingga ke pusat melalui sistem,dimana usulan dan aspirasi masyarakat telah diinput melalui aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) yang berjenjang mulai dari tingkat Desa hingga ke pusat.
“Tentunya hasil reses ini akan disesuaikan dengan hasil musyawarah rencana pembangunan atau musrenbang dan skala prioritas, serta disesuaikan dengan kondisi anggaran,” kata dia.
Aloisius Ngaga





