
Teropongindonesianews.com
Situbondo – Penelusuran Biro Teropong Indonesia News (TIN) terhadap keberadaan seni tari Topeng yang berbasis sejarah di kabupaten Situbondo terus intens dalam menggali potensi kearifan lokal masyarakat kabupaten Situbondo yang keberadaanya sudah berabad abad, tepatnya sejak tahun 1359 M, sebagai mana yang tertuang dalam Pupuh 26,27 Kitab Negarakertagama
Di tengah maraknya budaya budaya luar yang Mainstream yang mulai merambah dan menggerogoti sendi sendi budaya Kearifan lokal di tengah masyarakat kita, yang seakan menambah komplitnya Penyebab terjadinya Amnesia terhadap Sejarah dan budayanya sendiri, sehingga tidak sedikit generasi bangsa kita yang terjebak dalam perangkap Erotisme Budaya bangsa lain. Tentunya hal itu sangat membahayakan perkembangan nasib generasi bangsa kedepan yang akan AMNESIA terhadap sejarah dan budayanya sendiri.

Kekhawatiran tersebut di rasakan oleh Ibu CICIK SUHARTINI,S.pd.SD, seorang Guru yang sekaligus Kepala sekolah SDN 4 Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo.
Berbekal ilmu yang pernah di ikutinya dalam acara Workshop Seni Budaya Penggarapan Seni Tari Dan Karawitan, yang di selenggarakan oleh DPP Aliansi Pegiat Dan Pelaku Wisata Situbondo (AP2WS) di Asembagus pada Tahun 2021 Lalu.
Bu Cicik mencoba mengeksplorasi seni tari yang berbasis sejarah yaitu Tarian Topeng. Dengan Koordinasi yang cukup intens antara B.Cicik dengan Sanggar Wahana Puspa Budaya sebagai pelestari Seni Topeng Yang Berbasis Sejarah, yang pernah menjadi Narasumber dalam Kegiatan Workshop Seni Budaya tersebut.
Dengan di dampingi Hosnatun /P.Tutun ( Ketua Sanggar Wahana Puspa Budaya), Akhirnya SDN 4 Sumberwaru yang berada di kaki gunung Baluran, tepatnya di dusun Sido Mulyo Karang Tekok Sumberwaru yang menjadi pintu masuknya jalan yang melewati TN Baluran, Serta Pintu masuknya ke kawasan destinasi wisata pantai Merrak,sejhile,balanan ini, menjadi pelopor sejarah lahirnya kembali Kesenian Tari Topeng Kanak yang sudah terpendam berpuluh puluh tahun lamanya.
Dalam Moment Kirab Budaya yang di gelar Pemerintahan Desa Sumberwaru dalam rangka Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 77, pada Selasa 30 Agustus 2022, seakan menjadi Moment Bersejarah Lahirnya Kembali Tari Topeng Kanak di Kaki Gunung Baluran.
Selamat kepada masyarakat desa Sumberwaru khususnya Kepala Sekolah dan Seluruh Jajaran serta murid SDN 4 Sumberwaru, yang sudah ikut serta dan berperan aktif dalam melestarikan budaya kearifan yang bernilai dan berbasis Sejarah demi masa depan bangsa yang lebih mencintai bangsanya sendiri dalam bingkai NKRI. Dirgahayu Indonesia.
(AgusBiroTIN Situbondo)







