
Teropongindonesianews.com
Situbondo -Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya Kegiatan Pembangunan perluasan puskesmas kapongan (DBHCHT).
Mendapat sorotan dari Novika, aktivis pasalnya kegiatan tersebut di duga tidak mengikuti petunjuk tehnis sehingga ada dugaan penyelewengan anggaran dan terkesan hanya mengandalkan pengalaman, Selasa 25/10/2022.
Menurut Novika saat kami di lokasi kegiatan tersebut selain temuan yang lain kami juga menemukan material yaitu pasir yang kwalitas pasir yang kurang bagus,saat kami cek pasir tersebut banyak bercampur tanah,yang jelas kalau sudah PasiT( Pasir Tanah) kurang bagus itu sangat mempengaruhi mutu pembangunan tersebut.
Kondisi pembangunan terkesan sembunyi sembunyi lantaran Papan Informasi terkait kegiatan kegiatan tersebut di sembunyikan di dalam, sehingga masyarakat tidak bisa melihat Papan Informasi tersebut, pungkasnya
Novika juga menambahkan bahwasanya seperti konsultan pengawas maupun konsultan perencanaan harus intens jangan hanya Terima laporan di atas meja.
Ada beberapa titik kegiatan ini banyak sekali dugaan yang tidak sesuai JUKLAK dan JUKNIS yang sudah ada dan kami juga berharap dinas terkait khususnya dinas kesehatan juga harus lebih meningkatkan pengawasan di lapangan agar proyek tersebut terjaga mutu dan kwalitasnya ,
Kami akan terus memplototi dan mengawal program pemerintah dan apabila pemerintah atau dinas terkait melakukan pembiaran maka sudah jelas jika dinas terkait meberikan ruang kepada kontraktor untuk meraup keuntungan yang sangat besar yang sehingganya akan mempengaruhi pada kwualitas bangunan tersebut,inbuhnya. Bersambung..
(BudTIN)







