
Teropongindonesianews.com
Di tingkat Pemerintah Desa ada Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Dana Desa) yang berasal dari Anggaran Desa untuk diberikan kepada masyarakat miskin di Desa yang bertujuan untuk membantu masyarakat miskin tersebut dalam memenuhi kebutuhan dasarnya di masa pandemi COVID-19 lalu.
Akan tetapi beberapa hasil pantauan yang di dapat oleh Tim Media TIN di lapangan ada beberapa warga yang merasa sangat kecewa dengan beberapa langkah Pemerintah Desa atau siapapun saja yang menyalurkan Dana BLT kepada mereka saat ini ternyata malah tidak mendapatkan sama sekali, tepatnya Warga RT 04 di Desa Baratan Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso.
Penjelasan Salah satu warga, Pak Nia mengatakan bahwa lebih kurang 10 orang termasuk dirinya pada awalnya mendapatkan Dana BLT tersebut akan tetapi saat ini tidak, karena itu dirinya merasa kecewa di karenakan penghasilan setiap harinya di dapatkan dari menjual kayu bakar pada tetangga sekitarnya.
Kekecewaan Warga tersebut menurut hasil konfirmasi dengan beberapa aktivis yang juga menyimak kejadian ini tentunya harus ada beberapa alasan bagi semua pihak, termasuk pada pihak Desa yang menganggarkan sebagian Dana Desa untuk penyaluran BLT, salah satu contoh adalah apabila pengalihan dari Pemberian BLT untuk Warga di alihkan pada Pembangunan Infrastruktur yang tentunya juga atas musyawarah dengan BPD dan seluruh TOMAS Desa setempat, kemudian di umumkan secara terbuka pada masyarakat agar mereka ( Warga – Red ) tahu dan tidak di rundung kekecewaan yang terus menerus dan menimbulkan tanda tanya yang tidak pernah mendapatkan jawaban pasti.
Sampai dengan berita ini di unggah, Tim Media TIN akan melanjutkan konfirmasi pada Kades dan beberapa pihak terkait agar masyarakat paham tentang alur Penyaluran Dana BLT yang di maksud, Apakah layak atau tidak andai di alihkan atau sebab musabab Dana tersebut di alihkan. RUSDY







