Oknum Kabid Informasi dan Komunikasi Lecehkan Jurnalist, Harus di Geser !!!

Teropongindonesianews.com

PROBOLINGGO – Pelecehan terhadap jurnalis kembali terjadi yang dilakukan oleh oknum Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi (Dody Kasman) terhadap Kepala Biro media daily post.

Kejadian awal ketika kepala biro jurnalis DP mendatangi kantor Kominfo Kabupaten Probolinggo untuk mengklarifikasi terkait dana kemitraan para jurnalis Kabupaten Probolinggo.

Kepala Biro salah satu Jurnalis mengatakan mengatakan, “Saya bersama teman media yang lain yang tergabung di dalam Komunitas Trabas KJN mendatangi kantor Kominfo mau menemui Kabid (Dody Kasman), Setelah itu Kabid tersebut keluar dari ruangan dengan tiba-tiba menyodorkan uang dengan sepntanitas Saya kaget, padahal kami mau klarifikasi tentang dana kemitraan selama tahun 2023,” tuturnya.

Setelah itu kami mencoba berbicara empat mata namun semua tentang masalah kemitraan, Namun Kabid menyuruh Saya koordinasi dengan pihak Kasi, dan lalu pergi dengan raut wajah yang kurang enak dilihat.

“Jelang beberapa saat ada SMS masuk di WhatsApp beberapa SMS masuk yang Saya baca merupakan sebuah pelecehan terhadap jurnalis, Saya diserbu Mahfudz dan kawan – kawan dengan alasan konfirmasi, padahal sudah Saya kasih uang rokok masih belum pulang duduk di depan pintu, begitu SMS yang masuk dan sebagian sudah dihapus oleh Kabidnya, kalau bukan disengaja mau pakai alasan apalagi padahal Kabidnya tahu bahwa itu nomor Saya, setidaknya Saya sudah tau bahwa sang kabid tersebut menyimpan rasa tidak baik terhadapnya.

Dari kejadian tersebut wartawan lainnya juga kerasa tersinggung atas sikap kurang baik pada Kabiro Daily Post yang sangat jelas melecehkan tugas seorang Jurnalis, karena itu hal ini harus segera di rindak lanjuti oleh pihak terkait, harus Geser  !!!, karena tidak pantas berhadapan dengan jurnalis yang hukumnya juga sangat jelas tertera dalam UU Nomor 40 tahun 1999, selain itu juga bekerja sesuai prosedur, harus konfirmasi agar bisa segera di unggah dalam berita.

Kejadian tersebut menandakan bahwa Oknum Kabid yang tentunya dalam keadaan sehat baik mental dan ataupun fisik masih saja menganggap bahwa jurnalis atau wartawan adalah seseorang yang hanya gampang di beri uang rokok dan kemudian menganggap bahwa pertanyaannya bukan pertanyaan yang perlu untuk di jawab, hal ini tentu sikap yang sangat memukul bukan hanya pada satu wartawan saja, akan tetapi justru pada jurnalis yang lainnya. Hadi

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *