
Teropongindonesianews.com
Bali – Menjelang berakhirnya musim kompetisi Liga 1 2024/2025, Bali United semakin bersemangat untuk mengamankan tempat di lima besar klasemen. Tiga laga tersisa bakal menjadi penentu nasib Ricky Fajrin dan kawan-kawan.
Di pekan-pekan krusial ini, Serdadu Tridatu dijadwalkan bentrok dengan tiga lawan tangguh: Persija Jakarta, Madura United, dan Persebaya Surabaya. Misi mereka jelas—meraup poin maksimal demi finis di papan atas.
Pelatih kepala Stefano “Teco” Cugurra menilai timnya sedang berada dalam momentum positif. Dua kemenangan beruntun atas PSM Makassar dan PSIS Semarang menjadi modal berharga. Tak hanya meraih poin penuh, Bali United juga berhasil mencatatkan dua laga tanpa kebobolan alias clean sheet.
Namun, Teco tidak ingin timnya lengah. Menurutnya, ketiga lawan yang akan dihadapi merupakan tim besar dengan motivasi tinggi.
“Laga kontra Persija akan sangat berat, apalagi kami akan bermain di Jakarta International Stadium yang pasti akan dipenuhi dukungan Jakmania. Kami harus kerja keras kalau mau bawa pulang poin,” ungkap Teco melalui media resmi klub, Senin (5 Mei 2025).
Usai laga tandang di ibu kota, Bali United bakal kembali ke markas mereka di Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk menghadapi Madura United. Teco berharap anak asuhnya bisa kembali tampil meyakinkan seperti saat membantai PSIS dengan skor telak.
“Pertandingan melawan Madura United adalah kesempatan terakhir tampil di depan suporter sendiri musim ini. Semoga kami bisa menutup laga kandang dengan kemenangan,” ucapnya.
Sementara itu, laga penutup musim akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, markas Persebaya Surabaya. Teco memprediksi duel ini bakal berlangsung panas dan penuh tekanan, mengingat posisi klasemen bisa berubah di detik-detik terakhir musim.
“Kami menargetkan finis di lima besar sesuai arahan manajemen. Kalau semua pemain bisa jaga fokus dan main maksimal, target itu masih sangat realistis untuk diraih,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Saat ini, Bali United duduk di peringkat tujuh klasemen sementara dengan raihan 47 poin. Posisi mereka sebenarnya sempat naik ke urutan lima usai menumbangkan PSIS Semarang. Namun, hasil positif dari Borneo FC dan PSBS Biak membuat mereka kembali tergeser.
Meski begitu, persaingan di papan atas masih sangat ketat. Bali United memiliki poin yang sama dengan PSBS Biak dan hanya tertinggal dua angka dari Borneo FC. Sedangkan Persebaya dan Malut United yang kini bertengger di posisi empat dan tiga, mengoleksi 53 poin.
Dengan selisih poin yang tipis dan tiga pertandingan tersisa, peluang Bali United untuk kembali merangsek ke lima besar masih sangat terbuka. Tiga laga, sembilan poin, dan satu tujuan: finis di posisi terhormat. FENDIK





