
Teropongindonesianews.com
Tulang Bawang – Diduga praktiknya Badan Usaha Milik Kampung (BUMkam) terjadi di kampung Bumi Dipasena Makmur yang diduga dana tersebut di pergunakan oknum kepala kampung untuk kepentingan pribadi.
Pada tahun 2025 Oknum kepala kampung Bumi Dipasena Makmur angarkan Penyertaan Modal BUMkam Rp.146.832.000, Namun yang terealisasi sebesar Rp159.020.000 juta, dengan enam kolam yang sudah ditebar, Diduga oknum kepala kampung Bumi Dipasena Makmur Mark’up anggaran sebesar Rp.12.188.000 ( Dua belas juta Seratus delapan puluh lapan ribu rupiah)
Tak hanya itu menurut keterangan Samaji selaku Ketua BUMkam BUMI BAROKAH MAKMUR, Kampung Bumi Dipasena Makmur mengatakan kepada awak media Sabtu 9/8/2025 di kediamannya, saat awak media konfirmasi terkait dana Badan Usaha Milik Kampung (BUMkam) menjelaskan
Tahun 2022, yang diserahkan kepala kampung Abu Yasid sebesar 90 juta, dan kita pergunakan untuk Jembatan pintu masuk keluar kampung, Dan tahun 2023 kita diberitahu pak lurah ada Penyertaan modal BUMkam sebesar 50 juta, tapi sampai sekarang tidak dibelikan korsi sama Tarup itu, dan uangnya ya masih di pak lurah, dan tahun 2024, ada lagi Penyertaan modal BUMkam sebesar 50 juta, Dan kata pak lurah dari pada kegiatan nya tidak positip lebih baik disilpakan dulu, Jadi dana yang masih utuh sama pak lurah Rp. 100 juta.
“Dan tahun 2025 ini dapat lagi Penyertaan modal BUMkam sebesar 159.juta, kita isikan 6 kolam ditebar 24.000 benur per kolam, dan terkait duit 100 juta itu saya gak tau tanyakan aja kepada Pak lurah Abu Yasid, karena kami juga gak pernah membahas dana itu lagi sama pak lurah, di pergunakan nya untuk apa, kita gak bisa ngomong mas, silahkan temui aja beliau.”ungkap Samaji
Diduga kuat oknum kepala kampung Bumi Dipasena Makmur telah mengelapkan Dana BUMkam sebesar ratusan juta, dalam waktu dekat ketua Lembaga Investigasi Bersama Rakyat (LIBra) Kabupaten Tulang Bawang Budi Darmawan akan segera koordinasikan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Tulang Bawang
(Jpr)







