
Teropongindonesianews.com
Probolinggo – Dalam merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80 tahun Setiap desa selalu merayakan dengan cara yang serba unik, seperti halnya lomba panjat pinang, lomba Tarik tambang dan lomba sebagainya.
Dari berbagai lomba Yang lakukan, hanya ingin memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan hal ini untuk mengenang para pahlawan bangsa yang telah gugur berperang melawan penjajah dulu.

Namun pada tahun ini lain lagi untuk Desa pondok kelor Kecamatan Paiton yang merayakan hari kemerdekaan begitu spektakuler dan sangat meriah,
Terlihat di setiap ruas jalan.

Bendera merah putih berkibar, dan di hiasi lampu kelap kelip, Menambah pesona mata memandang,
Yang bisa Menarik masyarakat luar untuk hadir karena sangat terasa sekali suasana meriahnya bulan agustusan. Di setiap gang terdapat hiasan ke-Aneka Ragaman Budaya Nusantara Seakan menggambarkan kota Metropolitan.

Menariknya lagi, setiap gang menawarkan Ornamen atau hiasan unik dan langka, seperti uang kuno, lumbung, juga bersua foto.

Selain itu Di tambah lagi masyarakatnya yang ramah tamah menyambut para penguji yang sedang keliling tau pun warga lain.
Menariknya antusias warga untuk mengadakan lomba bersih dan hias desa itu atas inisiatif sosok kepala desa muda tampan nan cerdas, yang mampu menghipnotis masyarakatnya untuk bersatu padu memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80 tahun, menumbuhkan rasa Nasionalisme pada warga, Apa lagi yang di tawarkanyapun tidak tanggung tanggung, FEDERIK berani merogoh gocek hingga 5 juta rupiah untuk pemenangan lomba, Luar biasa.
Dari Hasil pantauan awak media pada hari Jumat malam Sabtu Tanggal 22 Agustus tahun 2025, Warga di setiap RT menyambutnya penuh variasi, dari cara berpakaian yang mengenakan baju adat, ada yang berseragam, bahkan ada yang menari atau berjoget yang menandakan masyarakat begitu bahagia dan senang,
Dalam keterangan masyarakat begitu senang karena lomba yang seperti ini, hanya ada dalam setahun,
“Dan kami sangat berterima kasih kepada Bapak kepala desa FEDERIK yang selalu mengadakan lomba setiap tahunnya,
Harapan kami, hal yang seperti ini akan selalu Ada di-setiap tahunya, Bahkan harus tambah meriah”, ujar salah satu warga Kepada awak media TIN.
Kepala desa, FEDERIK ADE CANDRA tidak hanya Muda dan Pintar namun semangat Juang untuk mengayomi warganya, di cintai masyarakatnya.
Hingga ada warga rela berpenampilan buruk rupa untuk memeriahkan desanya,
Semangat juang yang mampu memeriahkan di hari kemerdekaan,
Yang tak lain mengenang para pahlawan bangsa,
FREDERIK adalah contoh pemimpin muda berkharisma, Sehingga patut menyandang Ketua papdesi di kecamatan Paiton,
pemerintahanya yang maksimal, pelayanan yang optimal dan membawa dlDesa Pondok kelor menuju puncak jaya keemasan.
,,FEDERIK ADE CANDRA dalam keteranganya menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini sudah berlangsung selama tiga tahun, berharap dalam lomba menghias gang dan kebersihan ini, masyarakat sadar akan nilai kebersihan, yang paling utama menjaga kekompakan dalam bermasyarakat, “Desa tidak akan maju jika KEKOMPAKAN itu tidak ada”, Jelasnya.
Tidak hanya Bapak Kepala Desa yang sangat menSupports kegiatan agustusan ini, Namun peran aktif ibu kepala desa Rela berjalan kaki berpuluh – puluh meter keliling desa untuk melihat kreasi seni di setiap GANG,
yang di dampingi para panitia, yang juga ikut serta dalam penilaian pihak kecamatan Paiton beserta kodim yang ikut memberikan komentar dalam lomba agustusan ini,
Menurutnya ini sangat menggugah hatinya, baru kali ini merasakan kemeriahan desa, yang merayakan kemerdekaan Republik Indonesia, “Saya sangat terharu”, Tuturnya ke awak media. (Biro).






