
Teropongidonesianews.com
Gresik – Dalam upaya mencetak kader pemimpin kepolisian yang berintegritas, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial, Sespim Lemdiklat Polri menggelar pembukaan Pelatihan Manajemen Tingkat III bagi peserta didik (Serdik) di Ruang Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 26 hingga 27 Februari 2026.

Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh Inspektur Jenderal Polisi Drs. Jawari, SH, MH selaku Widya Iswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Kehadiran jenderal bintang dua tersebut didampingi oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, S.I.K., MH., M.Si.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan unsur internal kepolisian, tetapi juga merangkul berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat. Tampak hadir dalam undangan Wakil Bupati Gresik, Kepala Bulog Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik beserta staf, Badan Statistik Ekonomi, Kepala Dinas PUPR, Kepala Desa Gredek, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta perwakilan LSM GMBI Distrik Gresik.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pendidikan Sespim dan pelatihan manajemen ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di tubuh Polri.
“Ini adalah langkah konkret untuk mencetak pemimpin yang adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab berbagai tantangan dan persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Agenda utama hari pertama diisi dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Kepala Desa Gredek, Kepala Dinas Pertanian, pihak Badan Statistik Ekonomi, hingga perwakilan Bulog Provinsi Jawa Timur. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada isu-isu strategis di lapangan, seperti ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta peran kepemimpinan dalam mendukung stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis, di mana para peserta didik aktif menggali informasi dan pengalaman langsung dari para narasumber terkait tantangan nyata yang dihadapi di wilayah.
Perwakilan LSM GMBI Distrik Gresik, Moh. Hudin, S.Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polri dalam melibatkan elemen masyarakat dalam proses pendidikan kepemimpinan.
Menurutnya, kolaborasi antara institusi kepolisian, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah positif dalam membangun kepemimpinan yang transparan, humanis, dan mampu memahami kebutuhan riil masyarakat.
Pelatihan manajemen ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan para peserta didik Sespim Lemdiklat Polri, sehingga ke depan dapat menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan mampu menjaga keamanan serta mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan. Jun – Kabiro






