
Teropong Indonesia News
SUMBAWA – Kepedulian BPJS Ketenagakerjaan kembali dirasakan oleh keluarga pekerja, kali ini menyentuh keluarga nelayan dari Kabupaten Sumbawa. Penyerahan santunan jaminan kematian telah diserahkan langsung olehKepala Cabang BPJS Ketenaga Kerjaan Kabupeten Sumbawa NTB (Ni Luh Putu Martini) kepada ahli waris atas nama almarhum Hilmansyahril (35 tahun), seorang nelayan warga Desa Pulau Kaung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.
Prosesi penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumbawa, Ni Luh Martini, kepada ayah kandung selaku ahli waris almarhum. Kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Ibadah, Desa Pulau Kaung, dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Desa setempat.
Diketahui, musibah nahas menimpa Hilmansyahril saat ia sedang melaut mencari nafkah. Pada tanggal 14 Agustus 2025 silam, kapal yang dikemudikannya terombang-ambing di perairan Laut Belitung akibat diterpa cuaca ekstrem. Ombak yang sangat besar dan hembusan angin kencang membuat kapal tidak terkendali dan akhirnya terbalik serta tenggelam. Korban yang bekerja sebagai nelayan ini tidak sempat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di tengah duka keluarga tersebut menjadi angin segar dan bentuk perlindungan nyata bagi pekerja di sektor kelautan. Melalui program jaminan sosial ini, ahli waris mendapatkan santunan sebagai bentuk penggantian risiko sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
Masyarakat Antusias, Sekdes Ucapkan Terima Kasih
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Pulau Kaung menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, kehadiran program ini sangat memberikan ketenangan dan perlindungan bagi masyarakatnya yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dan pekerja informal.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah benar-benar peduli dan menjalankan fungsinya melindungi peserta. Ini membuktikan bahwa program ini bukan sekadar administrasi, tapi ada manfaat nyata yang dirasakan saat dibutuhkan,” ujar Sekdes Desa.
Ia juga menambahkan, kasus ini menjadi bukti nyata yang membuat warga Desa Pulau Kaung semakin antusias dan sadar akan pentingnya perlindungan sosial. Saat ini, semakin banyak nelayan dan pekerja di desanya yang mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena memahami manfaatnya sebagai jaring pengaman keluarga di saat menghadapi risiko kerja yang tak terduga.
Dengan adanya penyerahan santunan ini, diharapkan semakin banyak pekerja, terutama yang berisiko tinggi seperti nelayan, untuk bergabung dan terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. SYAMSUL






