Teropongindonesianews
BANYUWANGI – Angin perubahan mulai berhembus kencang di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Suhu politik desa yang selama ini stagnan kini memanas setelah Kusmantoro, putra asli daerah yang dikenal dekat dengan rakyat, secara resmi menyatakan kesiapannya maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2027. Dengan tekad baja, ia menyerukan perlawanan terhadap praktik politik transaksional yang merugikan masyarakat.
Di kediamannya, Senin (12/10/2026), Kusmantoro mengungkapkan bahwa langkahnya bukan didorong oleh ambisi pribadi, melainkan merupakan respons langsung atas jeritan hati warga. “Ini sudah menjadi permintaan masyarakat agar Desa Alasbuluh ada perubahan yang jelas ke depan. Kami sudah melaksanakan sosialisasi dari pintu ke pintu, mendengar keluh kesah mereka,” ujarnya.
Serangan Telak Terhadap Politik “Yang Terpilih Untung, Yang Memilih Buntung”
Kusmantoro tidak main-main. Ia dengan tegas menolak budaya politik uang yang sering mewarnai pesta demokrasi tingkat desa. Baginya, suara rakyat adalah amanah, bukan komoditas dagang.
“Saya ingin Pilkades yang jujur dan adil. Saya TIDAK MAU Pilkades yang terpilih untung, tapi yang memilih buntung,” tegas Kusmantoro dengan nada lantang. Pernyataan ini menjadi tamparan keras bagi oknum-oknum yang selama ini memanfaatkan ketidaktahuan warga demi kekuasaan sesaat.
Ia bahkan rela mengorbankan segala-galanya demi kemajuan desanya. “Bila diijabah (dipercaya), saya akan menghibahkan jiwa raga saya untuk desa kami agar lebih maju kedepannya. Bukan sekadar janji, tapi bukti nyata,” sambungnya.
AJAKAN BAGI WARGA ALASBULUH: BANGKIT DAN PILIH PEMIMPIN YANG BERINTEGRITAS!
Melalui momentum ini, Kusmantoro mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Alasbuluh untuk:
1. Melek Politik: Jangan mudah tergiur iming-iming materi sesaat yang hanya menguntungkan kandidat, bukan nasib desa jangka panjang.
2. Satu Suara untuk Perubahan: Dukung calon pemimpin yang memiliki rekam jejak bersih, cinta daerah, dan berani berkata jujur.
3. Awasi Proses Demokrasi: Pastikan Pilkades 2027 berjalan bersih, tanpa intimidasi dan money politics.
“Warga Alasbuluh, masa depan desa ada di tangan kita. Jangan biarkan desa ini terus berjalan di tempat. Mari bersama-sama wujudkan Alasbuluh yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” seru Kusmantoro menutup pernyataannya.
Siapkah Anda menyambut perubahan? Atau akan tetap diam dan menerima nasib? Pilihan ada di tangan Anda, warga Alasbuluh!
(Adi)

