
Teropongindonesianews.com
Bondowoso – Kegiatan Posyandu yang biasanya Ramai Di kunjungi oleh Masyarakat yang lokasinya di Balai Desa Selolembu ternyata tidak untuk akhir – akhir ini, hal ini sempat membuat Kades Abas kecewa.
Hal ini pihak Pemerintah Desa dan masyarakat sekitar mencari tahu tentang sebabnya, ada apa para kader tidak hadir seperti biasanya, kemudian ternyata ada info bahwa sebelumnya memang ada Missed Communications antara Kepala Desa dan Seorang Bidan Desa yang menurut keterangan salah satu warga masyarakat bahwa para Kader masih belum menerima Anggaran operasional dari Desa.
Abas selaku Kepala Desa Selolembu saat di temui Teropongindonesianews.com langsung menjelaskan secara Gamblang bahwa bukan berarti dana operasional mereka tidak di berikan, akan tetapi memang dana ADD belum cair, dan hal ini sebenarnya sudah di jelaskan pada mereka, termasuk pada Bidan Desa, akan tetapi masih tetap saja Bidan Desa tersebut di duga masih melancarkan aksinya untuk memprovokasi para kader untuk mogok kerja.
Rupanya Bidan Desa Atas Nama EM tersebut juga mendatangi Ibu Kepala Desa dan mengatakan secara langsung bahwa kalau para kader tidak di bayar maka akan langsung Mogok kerja, hal ini justru menambah panas suasana padahal sudah di jelaskan sebelumnya bahwa dana ADD belum cair.
Sementara itu saat Tim Media Teropongindonesianews.com mengkonfirmasi beberapa narsum mengatakan bahwa banyak warga yang kecewa terhadap pelayanan Polindes yang katanya kurang profesional, yaitu apabila ada masyarakat sakit langsung di buatkan rujukan ke Puskesmas, tidak di tangani terlebih dahulu.
Tim Media Teropongindonesianews.com saat akan konfirmasi pada Bidan EM dan Kepala Puskesmas Curahdami via HP ternyata masih belum di angkat, Sedangkan PLT Dinkes Bondowoso, dr. Yasin saat di konfirmasi via HP mengatakan bahwa hal ini akan segera di tindak lanjuti dengan cara pembinaan dan mencarikan solusi terbaiknya dalam Mengatasi permasalahan ini. RED







