
Teropongindonesianews.com
Bondowoso – Demi memperlancar akses transportasi hasil pertanian dan distribusi bahan bangunan, warga Dusun Batu Putih, Desa Kladi, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, secara swadaya membangun jalan poros desa yang menghubungkan wilayah mereka.

Aksi gotong royong ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan yang rusak parah, bergelombang, dan licin. Akibatnya, kendaraan seperti truk dan pick-up bermuatan sering kali kesulitan melintas, bahkan beberapa kali terguling karena medan yang tidak rata dan membahayakan.

“Setiap kali kami mengangkut hasil panen atau membeli bahan bangunan, truk selalu kesulitan. Jalannya bergelombang dan berlubang, sehingga truk atau pick-up mudah terguling,” ujar Farid Mustafa, tokoh masyarakat Dusun Batu Putih.

Masyarakat pun tergerak untuk melakukan pembangunan jalan secara mandiri. Dengan semangat gotong royong, pada hari ini warga berhasil menyelesaikan pembangunan sepanjang 50 meter, lebar 2,5 meter, dengan ketebalan cor mencapai 15 cm. Meski baru sebagian, warga bertekad akan melanjutkan pekerjaan ini secara bertahap melalui musyawarah bersama.
“Alhamdulillah, sementara hari ini kami bisa menyelesaikan 50 meter. Insyaallah, kami akan terus bermusyawarah dan melanjutkan pembangunan ini sedikit demi sedikit,” lanjut Farid Mustafa.
Namun demikian, masyarakat belum sempat berkoordinasi dengan instansi terkait karena tidak mengetahui bahwa jalan tersebut merupakan jalan kabupaten.
“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena belum meminta izin. Kami benar-benar tidak tahu bahwa jalan ini berstatus jalan kabupaten. Niat kami hanya ingin memperbaiki demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga,” tambahnya.
Masyarakat Dusun Batu Putih berharap pemerintah daerah dapat memberikan arahan serta dukungan terhadap inisiatif mereka, agar pembangunan bisa berlanjut sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas.ungkapnya Farid Mustafa.
Ungkap Yudi Nurul sebagai anggota Redaksi semoga apa yang masyarakat inginkan semoga pemerintah daerah bisa merespon dalam pelaksanaan infrastruktur pembangunan tersebut.
YUDI NURUL FERDI R. K





