
Teropongindonesianews.com
Probolinggo – Di malam puncak hari merayakan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 80 desa pakuniran di tutup dengan acara resepsi yang memberikan hadiah untuk kegiatan lomba selama bulan agustusan,
Penerima Hadian terdiri dari anak anak hingga orang dewasa, satu hal yang menarik pemberian Hadiah adalah merupakan bentuk kekompakan masyarakat yang ikut serta dalam memeriahkan di hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam keterangan ketua panitia PHBN desa pakuniran menjelaskan bahwa dalam proses melaksanakan kegiatan lomba,berjalan sukses meriah dan sesuai dengan rencana, harapan saya tahun depan masyarakat lebih antusias lagi dan tambah semarak ujarnya ke awak media.

Dari beberapa lomba di lakukan pemerintah desa pakuniran ada lomba kebersihan, yang mana di setiap RT harus menghias gang dengan mendirikan gapura, hadiah yang di berikan di nilai dari hiasan dan ke mewahan setiap RT,
Dalam pidatonya kepala desa pakuniran Ahmad fausi…
Lomba kebersihan merupakan bentuk perbuatan nyata yang nantinya bisa menghasilkan nilai positip kepada kemajuan sebuah desa,
Ahmad fausi Yaqin bahwa kalau desa pakuniran selalu bersih dan indah maka di tahun 2026 tahun depan desa pakuniran menjadi desa yang mandiri, Ahmad fausi juga mengajak warganya … Untuk membiasakan menjaga kebersihan di setiap RT, Karna dengan membiasakan kebersihan, desa pakuniran tidak hanya di pandang indah, namun bisa membiarkan dampak positip terutama kesehatan warga tetap terjaga,
Angka stanting semakin menurun…
ahmad fausi juga sangat berterima kasih kepada semua eleman masyarakat yang ikut andil dalam merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80 tahun,
Semoga semangat juang Republik ini tetap ada, karna cinta tanah air adalah lambang keteguhan dalam mempertahankan kemerdekaan, kita sudah bersukur tidak usah berjuang, hanya di tuntut merayakan … Sebagai bentuk penghormatan kepada semua pahlawan bangsa pungkasnya. (Biro).







