Oplus_131072
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO — Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Saluran Drainase Jalan Ruas (R.424) di Kecamatan Banyuputih memicu keresahan warga setempat dan para pengguna jalan. Pasalnya, penumpukan material bangunan yang terkesan sembarangan tanpa dilengkapi rambu-rambu keselamatan berpotensi besar memicu kecelakaan.
Berdasarkan hasil pantauan media di lapangan, tumpukan material proyek meluber hingga ke badan jalan. Kondisi ini kian memprihatinkan lantaran minimnya pengawasan dari dinas terkait, yang dikhawatirkan memberi celah bagi pihak kontraktor untuk mengabaikan spesifikasi teknis dan standar keselamatan kerja.
Selain membahayakan pengguna jalan, masyarakat sekitar juga mempertanyakan kejelasan legalitas dan kualitas material pasir serta batu yang digunakan dalam pengerjaan drainase tersebut.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi di lokasi proyek. Ia menegaskan bahwa masyarakat pada dasarnya sangat mendukung program pembangunan pemerintah, namun keselamatan publik tidak boleh dikorbankan.
“Kami sangat mendukung pembangunan ini, tapi jangan sampai merugikan warga dan mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Tumpukan material ini memakan badan jalan dan tanpa rambu pengaman. Sebelum ada korban jiwa, kami minta dinas terkait segera menegur pelaksana proyek untuk merapikan materialnya,” tegasnya.
Proyek rehabilitasi drainase ini didanai melalui APBD dengan Nomor Kontrak: 000.3.2/032.4.3.SPK.APBD/431.303.4/2026. Atas besarnya anggaran daerah yang digunakan, warga mendesak dinas terkait untuk tidak “tutup mata” dan segera meningkatkan fungsi pengawasan di lapangan.
Masyarakat Meminta dua hal utama dari pihak dinas pengawas dan kontraktor pelaksana:
• Penataan Keselamatan Kerja: Segera merapikan tumpukan material dan memasang rambu-rambu peringatan lalu lintas yang memadai di sekitar lokasi proyek.
• Kesesuaian Petunjuk Teknis (Juknis): Memastikan pengerjaan fisik serta material yang digunakan sesuai standar mutu dan aturan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap adanya tindakan cepat dari instansi berwenang agar potensi bahaya di Ruas R.424 Kecamatan Banyuputih dapat segera ditanggulangi.
BiroTIN/)STB

