Oplus_131072
teropongindonesianews
BANYUWANGI– Atmosfer kompetisi memanas di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Sabtu malam (24/10/2026). Ajang Open Turnamen Camat Cup Wongsorejo kembali menyuguhkan tontonan berkualitas saat memasuki babak krusial: Babak 8 Besar. Dua tim unggulan, Arka Kaela (Putri Umum) dan Arebong (Putra Umum), berhasil mencuri perhatian dengan kemenangan meyakinkan di hadapan ratusan suporter yang memadati lokasi.

Pada laga pembuka kategori Putri Umum, Arka Kaela dari Desa Alasbuluh tampil tanpa ampun menghadapi Beras Gandrung asal Jajag, Kecamatan Purwoharjo. Dengan strategi serangan yang terukur dan pertahanan solid, Arka Kaela membungkam perlawanan lawan dalam tiga set langsung dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini bukan hanya sekadar angka, tetapi pernyataan sikap bahwa Arka Kaela siap menjadi juara.
“Kami datang untuk menang. Permainan tim sangat kompak tonight,” ujar perwakilan tim Arka Kaela usai pertandingan.
Drama Putra Umum: Arebong Tundukkan Volkab di Laga Sengit
Keseruan berlanjut di kategori Putra Umum yang mempertemukan dua kekuatan lokal: Arebong (Wongsorejo) melawan Volkab (Desa Alasrejo). Laga ini berlangsung alot dan penuh tensi tinggi. Dukungan suporter yang gemuruh dari kedua kubu membuat setiap poin terasa sangat berharga.
Meski Volkab memberikan perlawanan sengit, pengalaman dan ketenangan mental membuat Arebong unggul tipis. Dengan skor akhir 3-1, Arebong berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Sunar, salah satu official tim Arebong, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para pemainnya. “Kami puas dengan permainan anak-anak yang dapat mengalahkan Volkab. Mental mereka terjaga dengan baik di tengah tekanan suporter. Semoga ke depannya bisa terus menang dan melaju ke babak selanjutnya,” ungkapnya dengan senyum lebar.
Pesan Moral: Sportivitas di Atas Segalanya
Kemenangan Arka Kaela dan Arebong menjadi modal psikologis penting jelang babak semi-final. Namun, di balik euforia kemenangan, turnamen ini juga mengajarkan nilai sportivitas tinggi. Tidak ada dendam di lapangan, hanya persaingan sehat untuk mengharumkan nama desa dan kecamatan.
Bagi tim yang kalah, ini adalah pelajaran berharga. Bagi yang menang, tantangan sebenarnya baru dimulai. Siapa yang akan keluar sebagai juara umum Camat Cup Wongsorejo tahun ini? Semua mata kini tertuju pada babak empat besar.
Jurnalis: Adi

