
Teropongindonesianews.com
Banyuwangi – Sindikat motor thunder dan sejenisnya saat beraksi di SPBU,wilayah Banyuwangi Utara termasuk.Bansring Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi ini kategori Kasus penyalahgunaan BBM subsidi Pertalite menggunakan sepeda motor Thunder yang disedot dipindah ketempat berukuran besar yg berkapasitas kurang lebih seratus liter Dan ini tidak pernah ada hentinya di wilayah tersebut
Bahkan sejumlah SPBU yang masih memiliki produk Pertalite jadi ajang berebut permainan curang para sindikat BBM subsidi untuk meraup untung lebih.
Berdasarkan data yang dihimpun media teropong Indonesia news.com , dibalik intrik permainan sindikat BBM Pertalite ini, akrab digunakan untuk dijual belikan kembali ke warung warung kelontong dengan harga lebih mahal.
Modusnya menggunakan motor Thunder dan sejenisnya yang ukuran tangkinya memang besar kapasitasnya ,mereka membeli Pertalite ke SPBU isi full tank dilakukan secara berulang ulang. Fenomena ini bukan rahasia, bahkan sampai titik lokasi menimbun sangat mudah dijumpai.
Seperti di SPBU Desa Bangsring kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi sindikat motor Thunder mengisi BBM Pertalite full tank, kemudian di bawa menuju lahan kosong pada area belakang SPBU atau Utara SPBU untuk disedot dan dituang kedalam jerigen.ukuran besar
Untuk proses pengisiannya dilakukan secara berulang sampai jerigen yang disiapkan terisi penuh dengan Pertalite. Ada dugaan keterlibatan pihak SPBU karena aktivitasnya tarang terangan dari siang hingga malam hari.
Sementara itu aksi sindikat BBM subsidi Pertalite menggunakan sepeda motor Thunder juga merajalela di wilayah Wongsorejo dan Operator pada SPBU hanya fokus melayani sindikat Pertalite subsidi yang menggunakan motor Thunder.
Uniknya aktivitas itu dilakukan siang hari dan pada malam dini hari hingga pagi. Para sindikat BBM menggunakan sepeda motor Thunder dengan tangki besar bolak balik mengangkut BBM sampai belasan kali.
Pertalite yang sudah didapat kemudian ditimbun kedalam jerigen di depan warung kelontong yang lokasi tidak jauh dari SPBU.
Usut punya usut, sindikat motor Thunder itu mudah mendapatkan Pertalite karena tidak ada batasan pengisian. Terlebih lagi sudah memiliki barcode statis yang disediakan oleh pihak SPBU.
Jika barcode kendaraan roda empat dibatasi hanya 120 liter saja, pada sepeda motor barcode sudah disiapkan oleh SPBU tanpa perlu mendaftar dan diberikan kuota 10 liter serta dapat diisi berulang ulang sampai puluhan kali.
Selain karena aturan dan regulasi tersebut, pembelian BBM Pertalite yang menggunakan Thunder semakin berkonsentrasi untuk datang ke SPBU yang ada di wilayah Wongsorejo
Masih seputaran pantauan, adapun beberapa SPBU yang marak melakukan penyimpangan BBM Pertalite pada sindikat motor Thunder sering terjadi di SPBU Bangsring kecamatan Wongsorejo Banyuwangi juga masih banyak lagi yang lainnya
Memang disini Kalau untuk motor belum ada aturan pembatasan pembelian
( Kurniadi )







