
Teropongindonesianews.com
Padangsidimpuan – Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, H. Harry Pahlevi Haharap, langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi-lokasi yang terdampak banjir pada Jumat (14/03) Kemarin.
Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi terkini pasca-banjir dan mencari solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Padangsidimpuan. Sabtu,15/03/2025
“Selain untuk melihat kondisi di lapangan, saya ingin memastikan proses pemulihan pasca-banjir berjalan cepat agar warga bisa segera kembali beraktivitas normal. Gotong royong ini menunjukkan bahwa kita semua bersatu menghadapi bencana,” ujar H. Harry Pahlevi Haharap saat meninjau lokasi banjir.

Wakil Wali Kota mengunjungi beberapa titik yang terdampak banjir, termasuk Jalan Sutan Muhammad Arif (Sitataring) di Kelurahan Batang Ayumi Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, daerah Es Deli di Kelurahan Ujung Padang, daerah Gang Afiat (Pendidikan) di SMK Perguruan Rakyat, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, serta Desa Huta Lombang di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.
“Banjir ini menjadi pengingat bagi kita semua. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur, namun dukungan masyarakat juga sangat penting,” tambahnya.
Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kerusakan yang terjadi akibat banjir cukup signifikan. Tercatat 20 unit rumah rusak berat, sementara 146 unit rumah mengalami kerusakan ringan. Dua unit sekolah juga dilaporkan mengalami kerusakan. Data ini masih bisa bertambah seiring dengan perkembangan di lapangan.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah menetapkan status Keadaan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor yang berlaku selama 14 hari, terhitung sejak 14 Maret 2025 hingga 27 Maret 2025. Selama masa darurat ini, diharapkan berbagai upaya pemulihan dan perbaikan bisa segera dilaksanakan, termasuk bantuan bagi warga yang terdampak.
Ali HP








