
Teropongindonesianews.com
Padangsidimpuan – Jaringan irigasi yang terletak tepatnya di lingkungan 6 kelurahan huta imbaru ,kecamatan padangsidimpuan huta imbaru, kota padangsidimpuan terputus total, akibatnya puluhan hektare sawah di saba ibus terancam gagal panen dan gagal tanam, sawah yang mengandalkan pasokan air dari irigasi tersebut dipastikan gagal panen/ gagal tanam.
Sahirun Harahap Petani sawah mengatakan pada awak media teropong indonesia news pada Minggu (6/04/2025)
irigasi persawahan mereka sudah berulang kali terputus akibat terjangan air sangat deras
‘Sebelumnya kami petani sawah saba ibus sudah sering bergotong royong dengan membuat bendungan cara tradisional dan juga membuat saluran air dengan cara penyaluran melalui pipa air, namun Jaringan irigasi itu terputus karena longsor menyusul kejadian bencana pada tanggal 13/03/2025 malam hujan lebat yang mengguyur kawasan kota padangsidimpuan sekitarnya hingga mengakibatkan bendungan irigasi terputus total,”Ucapnya
” Kami petani saba ibus dengan tegas mengatakan kurangnya perhatian pemerintah kota padangsidimpuan semoga kedepan harapan kami pemerintah jangan omon omon sajalah” Tambahnya” dengan nada singkat.

Senada dengan Humasa Harahap seorang warga yang tinggal dekat di bantaran bendungan irigasi tersebut, mengatakan separoh tanah samping rumahnya longsor akibatnya apabila tidak ada perbaikan secepatnya humasa merasa hawatir nanti rumahnya juga bisa ikut ambruk pasalnya sudah mengikis pinggiran rumahnya, kami berharap kepada pemerintahan letnan levi dengan bersimbol logo Muantab supaya memperhatikan keluhan kami
Menurut keterangan yang diperoleh dari petani dan warga setempat ,perbaikan irigasi tersebut sulit dilakukan secara darurat, apalagi langsung oleh petani, karena kerusakan yang sangat parah. Jaringan irigasi yang terputus itu adalah yang menempel pada tebing terjal sepanjang lebih kurang 6 meter. Bagian bangunan di lokasi itu terempas ke dasar jurang akibat terjangan material longsor dari atas.
“Sebagian besar areal sawah di daerah itu kini dalam kondisi siap tanam. Persiapannya terganggu setelah jaringan irigasi terputus. Ancaman gagal tanam kian jelas jika kerusakan jaringan irigasi itu tidak segera diperbaiki,” ujar ” Humasa harahap”
Petani saba ibus huta imbaru hingga berita ini dirilis sedang mengupayakan penanggulangan untuk perbaikan irigasi yang rusak tersebut Pasalnya, jaringan irigasi tersebut menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah setempat.
Ali HRP







