Foto ; Ilustrasi
TeropongIndonesianews.com
Situbondo, 14 Juli 2025 – Praktik percaloan tiket di Pelabuhan Jangkar, Situbondo Jawa Timur, kembali menjadi polemik setelah beredarnya video viral di media sosial. Video amatir yang beredar luas di grup WhatsApp tersebut memperlihatkan sejumlah calon penumpang yang frustrasi karena kehabisan tiket, sementara para calo dengan santainya menawarkan jasa mereka. Para calon penumpang dalam video tersebut terlihat merekam kejadian tersebut menggunakan telepon seluler pribadi mereka sebagai bukti.
Dalam video tersebut terlihat jelas para calo beroperasi secara terang-terangan di sekitar pelabuhan , Ironisnya, penumpang yang telah mengantre sejak sebelum loket dibuka mengaku tetap gagal mendapatkan tiket dengan alasan tiket telah habis terjual , Sebaliknya, penumpang yang menggunakan jasa calo justru dengan mudah mendapatkan tiket dan langsung berangkat.
Kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi. Minimnya pengawasan dan penertiban terhadap para calo menunjukkan lemahnya manajemen penjualan tiket di Pelabuhan Jangkar. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya kongkalikong antara para calo dengan oknum petugas pelabuhan.
Ketua LBH Cakra Kabupaten Situbondo, Nofika Syaiful Rahman (Opek), mengecam keras praktik percaloan yang merajalela tersebut. “Ini sudah berulang kali terjadi tanpa tindakan tegas dari pihak berwenang , Seolah-olah para calo dibiarkan beroperasi tanpa hambatan, padahal jelas merugikan masyarakat dan melanggar hukum,” ujar Opek dengan nada geram.
LBH Cakra menduga kuat adanya pembiaran bahkan dukungan dari pihak internal pelabuhan yang memuluskan praktik percaloan ini. “Kelancaran aksi para calo ini mengindikasikan adanya ‘komunikasi bisnis’ antara para calo dengan oknum pegawai pelabuhan. Kami mendesak pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh,” tegas Opek.
Praktik percaloan ini tidak hanya merugikan penumpang secara finansial dengan harga tiket yang jauh lebih mahal tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran , Minimnya pendataan penumpang yang seharusnya menjadi prosedur standar, meningkatkan risiko dalam hal evakuasi atau penanganan darurat jika terjadi kecelakaan laut ,Data penumpang yang tidak akurat juga menyulitkan proses pencarian dan pertolongan jika terjadi musibah.
Menanggapi situasi ini, LBH Cakra Kabupaten Situbondo akan terus memantau dan menindaklanjuti kasus ini. Mereka mendesak pihak Kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan investigasi tuntas dan menindak tegas para pelaku percaloan serta oknum yang terlibat.
LBH Cakra juga akan memberikan pendampingan hukum bagi para korban percaloan tiket di Pelabuhan Jangkar. LBH Cakra berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo ,Provinsi Jatim Maupun Pusat segera mengambil langkah konkrit untuk memperbaiki manajemen pelabuhan dan memastikan keselamatan serta kenyamanan penumpang terjamin.
BiroTIN/STB







