
Teropong Indonesia News
SURABAYA – Forum Aspirasi & Advokasi Masyarakat (FAAM) mengumumkan pelaksanaan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, di halaman depan Kantor Polrestabes Surabaya. Kegiatan ini digelar sebagai saluran aspirasi masyarakat untuk mendesak perhatian serius terhadap peningkatan kinerja institusi kepolisian dan penegakan hukum yang adil di wilayah Surabaya.

Berdasarkan isi undangan yang beredar, FAAM menyampaikan serangkaian tuntutan utama yang ditujukan langsung kepada Kapolrestabes Surabaya. Organisasi ini meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) yang berada dalam lingkup kerja Polrestabes Surabaya. Selain itu, mereka juga menuntut penindakan tegas terhadap oknum penyidik yang dinilai tidak bekerja secara profesional, serta mendesak jaminan transparansi dan kepastian hukum bagi setiap warga yang sedang memperjuangkan hak dan keadilannya.

“Kami menuntut agar oknum yang telah mencemari nama baik institusi serta merusak kepercayaan masyarakat dicopot dari jabatannya. Kami juga meminta dihentikannya praktik kerja yang lamban, tebang pilih, serta sikap membiarkan laporan-laporan yang disampaikan oleh masyarakat tidak ditangani dengan baik,” tertulis secara tegas dalam poin tuntutan yang disebarkan kepada publik.
Dalam pesan ajakannya, FAAM juga menyampaikan kritik tajam terhadap kondisi penegakan hukum yang berjalan saat ini. Kalimat “Jika hukum berjalan lambat, maka keadilan sedang sekarat!!!!” menjadi sorotan utama, yang menggambarkan kekecewaan mendalam sekaligus kekhawatiran masyarakat karena penegakan hukum dirasa belum berjalan secara maksimal, merata, dan berpihak pada kebenaran.
Mengusung semangat persatuan dengan semboyan “Satukan Suara, Satukan Perjuangan, Wujudkan Keadilan”, FAAM mengajak seluruh elemen masyarakat Surabaya yang peduli akan perbaikan sistem hukum untuk hadir dan berpartisipasi. Aksi ini diimbau dilakukan dengan cara damai, tertib, dan sesuai jalur konstitusional, demi mendorong terbentuknya institusi kepolisian yang bersih, tegas, serta benar-benar melindungi dan melayani masyarakat.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan ini murni merupakan wujud pengawasan sosial dan harapan tulus agar kepolisian semakin profesional, amanah, dan terpercaya. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang disampaikan oleh pihak Polrestabes Surabaya terkait rencana pelaksanaan aksi damai tersebut.
Masyarakat luas diimbau untuk memantau perkembangan kegiatan ini dan mendukung setiap langkah positif yang bertujuan memperbaiki sistem penegakan hukum demi kebaikan dan kesejahteraan bersama. Red








