
Teropong Indonesia News
PEWARTA:TOMY/YULI
Jember – Kabupaten Jember terus geliat sebagai salah satu daerah pertumbuhan ekonomi paling progresif di wilayah Jawa Timur.
Pertumbuhan investasi yang meningkat signifikan, ekspor komoditas unggulan menembus pasar internasional, hingga tingginya mobilitas masyarakat menjadi landasan dibukanya kembali konektivitas udara menuju kota tersebut.
Mulai 1 Juni 2026, Wings Air member of Lion Group resmi mengoperasikan penerbangan reguler rute Surabaya–Jember–Surabaya menggunakan armada ATR 72 dengan kapasitas 72 penumpang.
Kehadiran jalur penerbangan ini dinilai langkah strategis dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan Tapal Kuda sekaligus membuka akses yang luas bagi pelaku usaha, wisatawan, akademisi, dan masyarakat umum.
Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan bahwa dibukanya kembali rute ini merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan transportasi cepat dan efisien menuju Jember yang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Jawa Timur.
Jember memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, Aktivitas bisnis, perdagangan, pendidikan, hingga sektor pariwisata terus tumbuh dari tahun ke tahun.
Konektivitas udara bagian sangat penting dalam mendukung percepatan pertumbuhan tersebut sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat, ujar Danang dalam keterangannya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Jember pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,47 persen dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp110,98 triliun.
Struktur ekonomi daerah masih ditopang oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang berkontribusi sebesar 25,42 persen terhadap total perekonomian daerah.
Jember selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas unggulan nasional. Produk kopi, tembakau, kakao, hingga edamame menjadi komoditas ekspor yang dipasarkan ke berbagai negara di Asia, Timur Tengah, hingga Eropa.
Produksi kopi Jember bahkan mengalami peningkatan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, produksi kopi tercatat sekitar 4.477 ton, meningkat menjadi 11.700 ton pada 2024, dan kembali melonjak hingga mencapai sekitar 15 ribu ton pada 2025.
Kopi asal Jember kini telah merambah pasar internasional, termasuk ekspor langsung menuju Mesir.
Selain kopi, Jember juga memiliki reputasi sebagai sentra tembakau dan cerutu premium Indonesia.
Industri cerutu lokal mampu memproduksi sekitar 3.000 hingga 4.000 batang per hari untuk memenuhi permintaan pasar ekspor ke Amerika, Asia, dan Eropa. Di sektor agribisnis modern, komoditas edamame menjadi andalan daerah yang dipasarkan melalui industri pengolahan lokal menuju berbagai negara.
Pertumbuhan sektor-sektor unggulan tersebut turut mendorong peningkatan aktivitas perdagangan, distribusi logistik, jasa transportasi, hingga perjalanan bisnis antardaerah.
Kondisi inilah yang membuat kebutuhan akses transportasi udara menuju Jember semakin tinggi dalam tahun terakhir ini.
Tidak hanya dikenal sebagai kota agribisnis, Jember juga memiliki daya tarik besar di sektor pendidikan dan pariwisata. Agenda internasional seperti Jember Fashion Carnaval (JFC) terus menjadi magnet kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Keindahan pantai selatan, kawasan pegunungan, hingga kekayaan budaya Pendalungan menambah daya tarik daerah sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur.
Di bidang investasi, realisasi investasi Kabupaten Jember pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp2,57 triliun atau meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Jember yang terus berkembang.
Adapun penerbangan Wings Air rute Surabaya–Jember akan beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Penerbangan IW-1898 dijadwalkan berangkat dari Surabaya pukul 09.00 WIB dan tiba di Jember pukul 10.05 WIB.
Sementara penerbangan IW-1899 dari Jember berangkat pukul 10.30 WIB dan tiba di Surabaya pukul 11.20 WIB.
Pemerintah Kabupaten Jember turut menyambut positif pembukaan kembali jalur penerbangan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menilai kehadiran rute ini akan memperkuat konektivitas daerah sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Jember menuju berbagai kota besar di Indonesia maupun luar negeri.
Melalui konektivitas dari Surabaya sebagai hub utama Lion Group, masyarakat Jember kini semakin mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai kota seperti Jakarta, Batam, Pekanbaru, Makassar, Denpasar hingga Kupang. Bahkan tersedia pula koneksi penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur dan Jeddah, ungkap Gatot.







