Teropong Indonesia News
BLITAR — Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digulirkan pemerintah masih menyisakan kekecewaan bagi sebagian masyarakat.
Persoalan yang muncul terutama berkaitan dengan proses pendaftaran dan penentuan kriteria penerima manfaat.
Salah seorang warga Genengan, Rokim, menyampaikan kekecewaannya setelah mengikuti proses verifikasi wajah untuk pendaftaran Program Perlinsos.
Menurutnya, kondisi keluarganya tergolong membutuhkan perhatian. Ia masih tinggal menumpang kepada anak, sementara dirinya memiliki empat orang anak yang masih kecil.
Namun, kondisi tersebut belum membuatnya lolos dalam proses pendaftaran program.
“Program seperti ini seharusnya benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Saya berharap program pemerintah bisa tepat sasaran, sehingga masyarakat yang memenuhi kriteria tidak justru merasa kecewa,” ujar Rokim.
Sementara itu Ketua DPD JPKP Kabupaten Blitar, Ch.Fuad, Minggu ( 4/10 ) meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi masyarakat di lapisan bawah. “Menurutnya, program bantuan sosial seharusnya mampu memberikan manfaat kepada warga yang memang membutuhkan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
“Pemerintah harus benar-benar memperhatikan masyarakat di bawah,” jelasnya.
Harapan warga sederhana, program pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Jangan sampai proses yang ada justru menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat,” ujar Fuad.
Fuad juga menegaskan bahwa petugas Bhabinkamtibmas yang melakukan verifikasi pada dasarnya hanya menjalankan tugas di lapangan.
Penentuan siapa yang dinyatakan lolos sebagai penerima Program Perlinsos bukan merupakan kewenangan petugas tersebut, melainkan bagian dari proses dan mekanisme pendaftaran program.
Karena itu, evaluasi terhadap Program Perlinsos diharapkan tidak diarahkan kepada petugas di lapangan, tetapi lebih kepada mekanisme pendataan, verifikasi, dan penetapan penerima manfaat.
Masyarakat berharap seluruh program pemerintah ke depan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.
Ketepatan data dan transparansi proses menjadi hal penting agar bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat sesuai kriteria dan tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah.
Program pemerintah adalah harapan masyarakat. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi kunci agar bantuan benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. (Rls/Fen)

