Teropongindonesianews
BANYUWANGI – Malam voli di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, berubah menjadi saksi dua cerita kontras pada babak 8 besar Camat Cup Wongsorejo 2026, Senin malam (12/10/2026). Jika laga putri berakhir dengan “pembantaian” skor, maka laga putra menyajikan thriller lima set yang membuat jantung 500 penonton berdegup kencang.
Vorco Tunjukkan Dominasi Mutlak di Kategori Putri Umum
Laga pertama pukul 20.30 WIB mempertemukan dua tim lokal Banyuwangi, Vorco melawan Beras Gandrung. Tanpa ampun, Vorco menunjukkan kelasnya dengan menghajar lawan dalam tiga set langsung (3-0).
* Set 1: Vorco 25 – Beras Gandrung 15
* Set 2: Vorco 25 – Beras Gandrung 18
* Set 3: Vorco 25 – Beras Gandrung 16
Meski kalah telak, pertandingan berjalan sangat kondusif dan sportif di bawah pengawasan inspektur Abdul Kahar. Kehadiran Kepala Desa Alasrejo, Atmawianto, turut menambah semarak acara, membuktikan bahwa dukungan pemdes terhadap olahraga sangat tinggi.
Drama Kebangkitan: PVB Hampir Tumbang, Lalu Hancurkan Perkasa Situbondo
Ketegangan puncak terjadi di laga kedua kategori Putra Umum antara tuan rumah PVB melawan Perkasa Situbondo. Awalnya, PVB terlihat unggul di set pertama (25-21), namun Perkasa Situbondo membalas dengan ganas di dua set berikutnya (25-22 dan 25-21), menempatkan PVB di ambang kekalahan.
Namun, mental juara PVB berbicara. Didukung sorakan ratusan suporter, mereka bangkit di set keempat dengan skor telak 25-15, memaksa laga masuk ke rubber set. Di set penentuan yang mencekam, PVB berhasil menahan gempuran lawan dan menutup kemenangan dengan skor 15-11. Akhir skor 3-2 untuk PVB ini membawa mereka melaju ke semi final dengan sisa adrenalin yang masih tinggi.
Kemenangan dramatis PVB dan dominasi Vorco menjadi bukti bahwa Camat Cup bukan sekadar ajang kompetisi, tapi pesta rakyat yang menyatukan emosi dan sportivitas.
(Adi)

