Teropongindonesianews.com
PESAWARAN, – Memasuki satu tahun di bawah kepemimpinan Bupati Pesawaran Nanda Indira, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan terlihat dari kualitas pelayanan kepada pasien, penempatan tenaga kesehatan yang sesuai dengan kompetensinya, hingga pemenuhan sarana dan prasarana alat kesehatan yang memadai.
Salah satu perubahan yang paling disorot adalah pelayanan Ruang Hemodialisa (HD). Ruangan ini kini terlihat jauh lebih nyaman, bersih, dan tertata rapi. Seluruh dokter dan perawat yang bertugas di poli ini juga telah memiliki sertifikat khusus penanganan pasien HD. Alat kesehatan yang digunakan pun menggunakan mesin berkualitas dengan jumlah yg seiring waktu semakin bertambah. Dimana awalnya hanya mampu melayani 9 pasien cuci darah, namun saat ini telah melayani 15 pasien dan dalam bulan depan direncanakan mampu melayani 30 pasien cuci darah.
Direktur RSUD Pesawaran, dr. Imelda Corolia., M.Kes menjelaskan bahwa kemajuan ini merupakan wujud nyata arahan Bupati Pesawaran Nanda Indira untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit bagi masyarakat.
“Atas arahan Ibu Bupati Nanda Indira, kami berupaya terus meningkatkan pelayanan RSUD Pesawaran. Salah satunya pelayanan cuci darah. Alhamdulillah kapasitas pelayanan kami meningkat pesat, sehingga masyarakat pesawaran yg semula harus jauh ke Bandar Lampung atau ke Pringsewu untuk mendapatkan pelayanan cuci darah, namun saat ini sudah lebih dekat.”

Pelayanan ini didukung oleh 6 orang perawat terlatih dan 2 orang dokter umum bersertifikat dengan 1 orang Dokter spesialis penanggung jawab khusus hemodialisis.
Lanjut Penjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran ini, menyampaikan bahwa tingginya kebutuhan masyarakat mendorong pihaknya menargetkan penambahan fasilitas di tahun mendatang.
“Saat ini tercatat ada 71 pasien yang masih berada dalam daftar tunggu pelayanan HD. Permintaan masyarakat jauh lebih besar dari kapasitas yang ada saat ini,” ungkapnya.
Pihaknya menargetkan pada tahun depan jumlah mesin hemodialisa dapat ditambah hingga mencapai 15–20 unit dengan jumlah pasien yg dapat dilayani minimal 60 pasien. Kerja sama dengan vendor terkait penambahan peralatan telah diajukan dan diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2027.
Selain itu, RSUD Pesawaran juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saat ini sebanyak 4 orang perawat sedang menjalani pelatihan khusus penanganan hemodialisa dan diharapkan lulus pada Oktober 2026 ini.
Bang Ain

