Teropong Indonesia News
Bondowoso – Kasus dugaan pelecehan terhadap anak-anak kembali mengguncang masyarakat Bondowoso. Kali ini menimpa sejumlah murid sekolah dasar yang sedang berkunjung ke sebuah tempat wisata populer, Peristiwa itu terjadi di Kolam Renang NAVARA yang terletak diDesa Pengarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Adapun Kronologinya menurut beberapa Narsum sampai Tempat Wisata tersebut Berubah Jadi Mimpi Buruk.
Sekelompok murid SD dari wilayah Dabasah sedang berkunjung ke objek wisata tersebut, Namun apa yang seharusnya menjadi momen menyenangkan, berubah menjadi ketakutan, Salah satu anggota keluarga korban mengungkapkan bahwa keponakannya diduga mengalami tindakan pelecehan oleh salah satu oknum karyawan yang bekerja di tempat wisata tersebut.

“Kami memohon agar aparat kepolisian menindaklanjuti peristiwa ini secara serius, Anak-anak kami korban di tempat yang seharusnya aman untuk mereka bermain,” Ungkap Keluarga korban yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Polisi Sudah Tangani, Pengelola Belum Dapat Dikonfirmasi
Humas Polres Bondowoso, Bobi, membenarkan adanya laporan tersebut, Kasus kini ditangani secara khusus oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bondowoso, setelah sebelumnya dilimpahkan dari Polsek setempat.

Saat media mendatangi Mapolres Bondowoso, terlihat sejumlah orang tua korban beserta guru sekolah sedang mendampingi anak-anak mereka dalam proses pelaporan.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola Kolam Renang Navara belum dapat dimintai keterangan. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon seluler tidak mendapatkan tanggapan karena nomor yang dihubungi tidak aktif.
Pertanyaan yang Menggema, Siapa yang Melindungi Anak Kita…?
Kasus ini memicu kekhawatiran mendalam di masyarakat, Bagaimana mungkin di tempat umum yang dikunjungi banyak keluarga, anak-anak justru mengalami hal yang tidak diinginkan oleh orang yang seharusnya bertugas di sana…?
“Tempat bermain anak harusnya zona aman, bukan zona bahaya. Siapa yang menjamin keamanan anak-anak kita saat berkunjung ke tempat wisata?” Ujar salah satu warga.
Masyarakat berharap,
– Polisi menelusuri kasus ini secara transparan dan tuntas
​
– Kepentingan terbaik anak-anak korban diutamakan
​
– Pihak pengelola tempat wisata segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik
​
– Pengawasan ketat terhadap keamanan di setiap objek wisata, terutama yang dikunjungi keluarga dan anak-anak
Redaksi akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini. Jika ada tanggapan resmi dari pihak pengelola maupun kepolisian, akan kami muat secara berimbang sebagaimana prinsip jurnalistik. FIKRI


