Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Rehabilitasi sedang/ ruang guru SDN 1 Asembagus kabupaten situbondo mencuri perhatian Aliansi Media Peduli Situbondo ( AMPSI ) Pasalnya dalam pengerjaannya sangat tidak mengedepankan mutu dan kualitas melainkan hanya untuk mencari keuntungan yang sangat besar,dan lemahnya pengawasan pihak konsultan dan dinas terkait,Kamis 08/12/2022.

Sebelumnya sudah di beritakan,terkait temuan di lapangan Opek yang tergabung di Aliansi Media Peduli Situbondo ( AMPSI ) mengecam keras Pengerjaan rehabilitasi yang di duga di kerjakan asal jadi,sebelumnya sudah menyampaikan hasil temuan kdi lapangan,namun saat di tinjau kembali tetap tidak ada perubahan dan seolah olah mengabaikan teguran sebelumnya,dan anehnya lagi dinas terkait dan pihak konsultan pengawas seolah olah tutup mata terkait kecurangan kecurangan dlam pengerjaan proyek tersebut.
Proyek yang di kerjakan oleh CV.MITRA SEJAHTERA senilai Rp.103.838.000,00 dengan nomor kontrak 027/306.1/431.301.3/PPK/2022
TA 2022 sumber dana dari SILPA DID2022 Dalam pengerjaannya di bilang amburadul dan tidak memikirkan bagaimana agar kualitas pekerjaan menjadi baik dan layak.

Opek menjelaskan “kami dan tim sebelumnya sudah melakukan peringatan dan kami berasumsi dinas terkait sudah melakukan pembiaran,terbukti setelah kami turun kembali sistem pengerjaannya tetap saja tidak mengerjakan sesuai petunjuk teknis,dan kami yakin pekerjaan ini tidak akan maksimal karena di lokasi kegiatan tidak pelaksana kegiatan yang mana pelaksana kegiatan yang mengomadoi segala tehnik pengerjaan,konsultan pengawas juga jarang ke lokasi kegiatan dengan alasan banyak pekerjaan di luar selain proyek tersebut,lalu bagaimana tanggung jawab konsultan pengawas bila meninggalkan tanggung jawabnya…???padahal konsultan pengawas kan sudah di gaji”,tuturnya
“Kami menduga ini adai unsur memperkaya diri sendiri dan kami juga menduga ada kong kalikong antara dinas terkait dengan rekanan, di lokasi juga untuk semen dan pasir di kerjakan secara manual tanpa molen,yang mana jika tidak memakai molen maka kualitas olahan itu di ragukan,kami tidak akan berhenti di sini,kami dan tim Aliansi Media Peduli Situbondo ( AMPSI ) akan terus memplototi kegiatan ini sampai selesai sambil mengumpulkan data lanjutan sebelum kami melangkah ke pelaporan,dan saya meminta kepada dinas terkait agar mem blacklist untuk pekerjaan selajutnya bila ada kontraktor nakal dan saya berharap dinas terkait lebih selektif dan meningkatkan fungsi pengawasan”,tutup Opek sambil memasang kembali kacamata hitamnya yang menjadi ciri khasnya.
(BiroTINsitubondo)






