
Oleh Jesika Oktaviana Bagu, siswi SMAK Loyola Labuan Bajo.
Teropongindonesianews.com
Defenisi Generasi Z adalah orang-orang yang terlahir dalam rentang tahun 1995 dan pertengahan 2010 dan yang saat ini jumlah generasi Z mencapai angka 68 juta jiwa sedangkan di seluruh dunia generasi Z sudah mencapai 2,5 miliyar jiwa.
Generasi Z adalah generasi setelah generasi milenial atau yang disebut sebagai “i-Generation atau generasi internet”. Pada umumnya generasi Z selalu terhubung dengan dunia maya dan dapat melakukan segala sesuatunya dengan menggunakan kecanggihan teknologi yang ada.
Bahkan anak-anak sudah mahir menggunakan gadget sejak dini, pengenalan teknologi dan dunia maya ini sangat berpengaruh pada perkembangan kehidupan dan kepribadian anak Gen Z. Generasi Z dikatakan sebagai mahir teknologi(teac savvy).
Regenerasi yang lahir dan hidup di zaman teknologi dan bersentuhan dengan teknologi sejak dini, hal ini membuat kemampuan regenerasi Z sangat baik terutama dalam menguasai teknologi bahkan dianggap bawaan sejak lahir.
Generasi juga mudah sekali beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi singgah kemampuan IPTEK -nya dapat diandalkan.
Kehidupan Gen Z yang tidak terlepas dari yang namanya internet berserta Pestanya perkembangan teknologi saat ini, membuat kehidupan Gen Z serba instan dalam melakukan pekerjaan, karena segala sesuatunya sudah tersedia, contoh sederhananya adalah dalam mengerjakan tugas sekolah yang dimana kita dapat mengerjakan tugas-tugas itu bukan lagi melihat dibuku paket melainkan di internet.
Tidak hanya itu saja kami dapat belajar berbagai hal menggunakan internet serta dengan mudah mengakses berbagai informasi yang ada tentunya dalam hal positif.
Selain itu, Gen Z juga dianggap lebih mandiri dalam belajar, mereka dapat mencari materi yang sedang dipelajari sendiri tanpa harus disuapi oleh guru, serta menyukai tantangan, dengan karakteristik belajar yang berbeda, maka sistem belajar yang mereka terapkan juga menjadi berbeda.
Dengan demikian pengintegrasian media sosial dengan pembelajara Gen Z sangatlah menyenangkan.Inilah salah satu karakteristik Gen Z yang unik.
Perkembangan serta popularitasnya generasi Z ini kadang salah diartikan oleh sebagian orang tua yang dimana,orang tua menganggap bahwa Gen Z merupakan salah satu generasi pemalas yang tidak terlepas dari yang namanya teknologi dan ada pula sebagian orangtua beranggapan bahwa generasi Z adalah, generasi muda yang kehidupannya serba praktis yang dapat membantu mereka dalam melakukan pekerjaan.
Hal inilah yang membuat kesalahpahaman orang tua terhadap gen z, kurangnya pemahaman ini menyebabkan sebagian anak Gen Z menjadi pembangkagan terhadap orang tua, contohnya saja ketika anak sedang memegang handphone dan pasti saja ada orang tua yang marah terhadap anaknya dikarenakan main hp terus.
Tapi faktanya anak main handphone bukan hanya Untuk bermain game atau hal lainnya melainkan mengerjakan berbagai tugas dan tanpa disadari hal ini pun dapat merubah karakter seseorang anak.
Kurangnya pemahaman orangtua ini terhadap perkembangan teknologi dan Generasi Z seringkali membuat anak merasa tertekan karena tidak diperbolehkan untuk menggunakan alat teknologi contoh salah satunya adalah Hp.
Padahal Hp merupakan salah satu sarana yang dapat membantu anak dalam mengerjakan berbagai tugas dan mengakses informasi.
Apalagi di zaman sekarang yang semuanya menggunakan teknologi.Dan hal ini merupakan menjadi salah satu tantangan baru bagi orang tua untuk mengenal lebih dalam tentang karakteristik Gen Z.
Olehkarena itu, secara khusus kepada orang tua perlu disadari bahwa pentingnya memahami serta karakteristik dari Gen Z apalagi dengan perkembangan teknologi yang ada.Dengan begitu anak dapat bebas mengekspresikan diri mereka tanpa adanya rasa tekanan dari orang tua, yang pastinya mengekspresikan diri melalui hal positif serta dalam pengawasan orangtua.
Editor: Santoso.








