
Teropongindonesianews.com
Probolinggo – Pondok Pesantren Nurul Jadid (PPNJ) melaksanakan kegiatan tahunan yang berupa haul dan harlah masyaikh pada Ahad (19/02). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas berdirinya pondok pesantren Nurul Jadid sampai saat ini serta mengingat perjuangan Masyaikh Nurul Jadid dengan membacakan Manakib.
Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan haul dan harlah PPNJ tidak memperkenankan wali santri untuk memasuki asrama. Hal tersebut menyebabkan wali santri berdesakan sehingga kesulitan untuk menemukan putrinya.
Namun disisi lain, panitia pondok pesantren Nurul Jadid beserta panitia yang bersangkutan memperketat keamanan sambang santri agar tidak terjadi kerusuhan.
Terdapat respons baik dari wali santri putri terkait sambang santri haul & harlah masyaikh. ” Alhamdulillah maskipun terdapat keterbatasan waktu dan tempat, kami masih bersyukur karena dapat memeriahkan haul & harlah masyaikh Nurul Jadid pada tahun ini” pungkas Bapak Misbahul Munir selaku wali santri putri ketika diwawancarai. (N)









