Oplus_131072
Teropongindonesianews.com
BENGKULU UTARA – Suasana duka mendalam menyelimuti warga Kecamatan Air Besi, Bengkulu Utara. Seorang petugas keamanan (security) tambak udang MTS bernama Beni, menghembuskan napas terakhir setelah melakukan aksi heroik menyelamatkan seorang warga yang nyaris tenggelam di kawasan Pantai Desa Kota Agung, Sabtu sore (9/5/2026).
Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 15.30 WIB di area Danau Semut, tepat di belakang kawasan tambak udang MTS. Saat itu, seorang pemuda asal Desa Datar Macang bernama Faris, sedang berenang bersama rekan-rekannya. Naas, arus laut yang tiba-tiba menguat membuat Faris terseret hingga ke tengah dan kesulitan kembali ke tepian.
Melihat situasi darurat tersebut, Beni yang sedang berjaga di area tambak tanpa ragu langsung berinisiatif memberikan pertolongan. Berbekal seutas tali pengaman, ia menerjang ombak demi menjangkau korban.
Aksi penyelamatan sempat membuahkan harapan saat Beni berhasil meraih Faris di tengah gulungan ombak. Warga yang berada di pinggir pantai segera bahu-membahu menarik tali tersebut untuk membawa keduanya ke daratan.
Namun, takdir berkata lain. Di tengah perjuangan melawan arus, tali pengaman tersebut tiba-tiba terputus. Keduanya kembali terhempas dan terseret arus laut yang deras. Warga setempat bersama Kepala Desa Kota Agung langsung melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

Setelah perjuangan keras, kedua korban akhirnya berhasil dievakuasi ke darat. Faris dinyatakan selamat, namun kondisi Beni ditemukan sangat kritis akibat kelelahan hebat dan hantaman ombak.
Beni segera dilarikan ke Puskesmas Lais untuk mendapatkan tindakan medis darurat. Meski tim medis yang dipimpin oleh dr. Sondang telah berupaya maksimal melakukan penyelamatan nyawa, namun nyawa sang petugas keamanan tersebut tidak dapat tertolong. Beni dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu sore.
”Pihak Puskesmas Lais dan dr. Sondang sudah mengupayakan yang terbaik, namun takdir berkehendak lain. Saudara Beni telah tiada,” ungkap salah seorang perwakilan warga dengan nada haru.
Jenazah almarhum telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Lubuk Balam menggunakan ambulans Desa Pal 30 Lais. Berdasarkan informasi dari pihak kekeluarg dan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Lubuk Balam, Kecamatan Air Besi.
Keberanian almarhum Beni menjadi catatan emas tentang kemanusiaan. Ia mengorbankan nyawanya demi keselamatan orang lain ,sebuah pengabdian tertinggi yang akan selalu dikenang oleh warga Bengkulu Utara.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Tarmizi








