
Teropong Indonesia News
GRESIK – Warga Perum Oma Indah, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria paruh baya dalam kondisi sudah membusuk di dalam rumahnya. Peristiwa naas ini terjadi pada Sabtu (25/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Rachmat Susilo (73), warga setempat di blok C1/11 RT 21 RW 09. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya sendiri, Santi Wahyu Nengseh, saat berkunjung ke rumah almarhum sekitar pukul 09.15 WIB.

Saat membuka pintu dan memasuki ruangan, Santi terkejut mendapati pamannya sudah tidak bernyawa dan tubuhnya sudah mengeluarkan bau tidak sedap, diduga telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelumnya.
Polisi dan Tim Medis Turun Tangan
Mendapat laporan tersebut, Santi segera memberitahu Ketua RW setempat, Hariyono, yang selanjutnya melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menghubungi kepolisian,” ujar Hariyono.
Tak lama berselang, personel Polsek Menganti yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Arif Rahman beserta tim medis dari Puskesmas Menganti segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak Ada Tanda Kekerasan
Berdasarkan hasil pemeriksaan visual yang dilakukan oleh tim medis di lokasi, ditemukan fakta bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit atau faktor usia.
“Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Diduga korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan,” jelas AKP Arif Rahman.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Ibnu Sina untuk menjalani proses pemandian dan pengafanan sebelum dimakamkan.
Keluarga Terima Musibah, Tolak Autopsi
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai takdir dan musibah.
Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi yang menyatakan menolak dilakukan autopsi dan tidak akan menuntut secara hukum terkait kematian ini.
Situasi di lokasi sempat ramai diperhatikan warga sekitar, namun berangsur kondusif setelah petugas selesai melakukan penanganan dan evakuasi. BIRO







