
Teropongindonesianews.com
Lampung Tengah – Pemerintah kecamatan (Pemcam) Terusan Nunyai yang dipimpin oleh Sekertaris kecamatan (Sekcam) Seodega Bunayar ST, mewakili Camat H. Effendi Arbain, dengan didampingi Kasi Pemerintahan kecamatan Yudhi Hendra ST, Pendamping Desa/Kampung Adi dkk, melaksanakan kegiatan Rembug Stunting kampung Bandar Agung Tahun Anggaran 2024.
Kegiatan yang merupakan sebagai salah satu forum musyawarah kampung dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun Anggaran 2024 tersebut.
Dihadiri langsung oleh Kepala Kampung (Kakam) Bandar Agung Selamet Sutopo beserta Perangkat dan Aparatur kampung, diantaranya Ketua Tim Penggerak PKK Bandar Agung Hj. Paulina, BPK kampung, Kepala Dusun/ RW, Kader kesehatan (Kader Pos yandu) dan lainya, yang berlangsung di Aula Command Center Bandar Agung. Senin, (11/09/2023)
Kepala kampung Bandar AgungSelamet Sutopo, mengatakan Rembug Stunting ini adalah sebagai forum musyawarah untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan yang ada di kampung khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada.
“Didalam pelaksanaan Rembug Stunting ini akan menghasilkan sebuah data yang nantinya kita digunakan dalam Rangka Penyusunan Dokumen RKPkam Tahun 2024,” katanya.
Menurutnya, adanya kegiatan ini juga merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan selama ini dan apa yang masih menjadi PR kedepanya, khususnya dalam mengatasi permasalahan stunting.
“Oleh karena itu. Saya sangat berharap adanya program-program inovasi dari ibu-ibu Kader Posyandu dan selalu berkoordinasi, baik kepada Ibu Kepala kampung selaku Ketua TP PKK maupun kepada bidan-bidan Desa/kampung agar kampung Bandar Agung kita ini betul-betul terbebas dari yang namanya Stunting,” harap Kakam Sutopo.
Sementara selaku Sekertaris kecamatan, Seodega Bunayar ST menjelaskan Dengan melibatkan berbagai pihak terkait, pada rembug Stunting ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dalam menyusun RKP tahun anggaran 2024 akan mengimplementasikan langkah-langkah strategis yang efektif dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di kampung Bandar Agung, kecamatan Terusan Nunyai kabupaten Lampung Tengah.
Pada kegitan Rembug Stunting kampung Bandar Agung tersebut, banyak berbagai usulan dan kesepakatan yang didapatkan.
Baik usulan yang disampaikan dari para kader posyandu maupun Ketua TP PKK kampung Hj. Paulina SH, yang notabennya juga adalah seorang pendidik di SMA Negeri 1 Terusan Nunyai, diantaranya;
Pemenuhan Gizi pada anak dan remaja melalui Gerakan/Sosiallisasi pendidikan dan pengetahuan tentang gizi yang baik dan pola makan seimbang.
Ketersediaan pangan yang berkualitas dan beragam di tingkat rumah tangga.
Pemberian TTD pada remaja di tingkat pendidikan hingga penyuluhan tentang permasalahan pernikahan di oleh pihak-pihak kesehatan dan KUA.
Akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, termasuk pemeriksaan kehamilan dan perawatan anak balita.
Ketersediaan Anggaran bagi Keluarga /Kelompok Rentan Stunting.
Dari pantauan pihak media Teropongindonesianews.com sejak dimulainya hingga akhir kegitan Rembug Stunting Kampung Bandar Agung Tahun Anggaran 2024 tersebut berjalan lancar dan kondusif, dengan mengahasilkan kesepakatan bersama.
Pewarta: Nizar.
Editor: Santoso.







