
Teropongindonesianews.com
Banyuwangi– Angin kencang melanda pusat Kota Banyuwangi pada Minggu siang (9/2/2025) sekitar pukul 11.45 WIB.
Sapuan angin kencang ini mengakibatkan beberapa pohon tumbang di sekitar kawasan Kelurahan Pengantigan dan Kelurahan Singotrunan siang itu.
Salah satu papan baliho berukuran besar bahkan sempat membuat penghuni pasar Glagah panik, Lokasi persisnya, pasar depan Koramil Kecamatan Glagah jalan raya ijen Banyuwangi.
Akibatnya, satu payung tempat biasa warga saat sedang ngopi hancur tertimpa papan Baleho tersebut, Banyuwangi dan hampir menimpa warga saat kebetulan duduk ditempat tersebut.
“Wah mas, hampir saja saya tertimpa saat enak enak ngopi, untung ada teriakan dari arah timur agar saya menjauh, ”Katanya dengan wajah masih pucat karena panik dan kaget.
hal tersebut juga dibenarkan oleh beberapa warga yang ikut membantu memotong dan membersihkan pohon puli yang ikut tertimpa papan baliho tersebut.
Sementara kejadian terjangan angin kencang juga menimpa pohon besar di jalan MT Haryono Banyuwangi, pohon yang tumbang merintangi jalan hingga mengakibatkan kemacetan para pengguna jalan di ruas jalan ini, sama sekali tak bisa dilewati kendaraan, Baik kendaraan roda empat, maupun sepeda motor. “Semua kendaraan harus memutar lewat Jalan Brantas memutar ke Jalan Kalilo, ” Ujar Pak Ahmad warga Jalan Kalilo, Banyuwangi.
Sementara itu, menurutnya bahwa kendaraan dari arah Singotrunan juga harus memutar melalui jalan-jalan kecil seperti Jalan Tidar, Jalan Bromo, dan Jalan Gunung Batur Barat.
Wahyudi menambahkan, beberapa pohon besar di dalam kompleks Taman Pemakaman Umum (TPU) Bendo sisi selatan juga bertumbangan.
Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun korban luka atas bencana angin kencang di kawasan itu, Saat angin kencang menerjang, warga berdiam di rumah. Selain itu, kebetulan Jalan MH Thamrin sepi siang ini, sehingga tidak ada yang tertimpa pohon besar itu, Jelas Pak Ahmad.(NANK)





