
Teropongindonesianews.com
Sumsel – Menindaklanjuti hasil Bimtek kurikulum muatan lokal untuk ketahanan pangan di provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 21-23 Januari 2025, maka SMA Negeri 2 Sekayu kabupaten Musi Banyuasin pada hari Jum’at -minggu ( 7-9/02/2025 ) menyelenggarakan sosialisasi & Workshop Program Sekolah Percontohan Implementasi Kurikulum Muatan Lokal Pangan Lokal Untuk Ketahanan Iklim yang di ikuti oleh seluruh guru dan pegawai bertempat di ruang Meeting SMAN 2 Sekayu.

Hendri, S.Pd.M.Si selaku kepala sekolah pada kegiatan tersebut, menyampaikan berapa pentingnya Pangan Lokal Untuk Ketahanan Iklim ke dalam mata pelajaran muatan lokal di fase E dan fase F untuk menciptakan generasi penerus yang sadar dan adaptif terhadap terhadap perubahan iklim, serta mampu melestarikan kearifan lokal, hal ini bentuk kontribusi aktif dalam mewujudkan sistem pangan berkelanjutan berbasis sumber daya lokal di provinsi Sumatra Selatan.

Lebih lanjut dikatakan Hendri pada kegiatan workshop Implementasi Kurikulum Muatan Lokal Pangan Lokal Untuk Ketahanan Iklim, agar guru selalu berinovasi guna memberikan edukasi kepada siswa/i di SMAN 2 Sekayu untuk turut aktif pada program lokal berkelanjutan.

Program ketahanan pangan lokal dan iklim ini, salah satu bentuk kerja nyata kepsek dalam menjalankan program pemerintah di dunia pendidikan.

Tentunya setelah menjabat kepsek hampir 4 tahun, sudah banyak hal positif yang telah dikerjakan Hendri, mulai dari prestasi yang telah dicapai oleh siswa/i hingga perbaikan dilingkungan sekolah.
” Harapan saya kedepan Siswa/i SMAN 2 Sekayu terus menjadi yang terdepan di baik di bidang Akademik maupun non akademik, ” tutup Hendri.
Menurut pantauan media TIN dilapangan, apa yang dikerjakan kepsek sudah sesuai harapan semua pihak , sehingga tidak ada lagi yang perlu dipertanyakan.
Ir/ Sumsel.








