
Teropongindonesianews.com
RAGAM BISNIS – Bandar Laut Dunia Grup (BALAD Grup) menorehkan langkah signifikan dalam ekspansi global melalui penandatanganan kontrak jual beli produk perikanan budidaya di Singapura, Vietnam, dan China. Kunjungan bisnis selama seminggu, dimulai pada Kamis, 20 Maret 2025, menjadi momen penting dalam upaya BALAD Grup untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat baru dunia dalam sektor perikanan budidaya.
Penandatanganan kontrak ini menandai awal dari program LOKETARU, inisiatif BALAD Grup untuk mengembangkan budidaya lobster, kerapu, kerang, kepiting, teripang, anggur laut, rajungan, rumput laut, dan udang. Program ini diyakini akan membuka peluang pasar yang luas bagi produk perikanan Indonesia di tingkat internasional.
“Kami fokus pada pengembangan LOKETARU pasca Hari Raya Idul Fitri dan berupaya mempersiapkan pasar lebih awal agar hasil panen dapat dipasarkan secara optimal,” ujar Khalilur R Abdullah Sahlawiy Yang Akrab Disapa Jhi Lilur
Keberhasilan penandatanganan kontrak di tiga negara ini membuka jalan bagi ekspansi ke puluhan negara lainnya. Mitra strategis dari Jepang, Australia, Korea, Amerika, Thailand, Malaysia, Perancis, Inggris, Swiss, Turki, Rusia, Italia, dan Belanda telah menunjukkan minat yang kuat untuk menjalin kerjasama dengan BALAD Grup.
“Kami yakin dapat membawa Indonesia ke puncak dunia dalam sektor perikanan budidaya,” tambah Jhi Lilur
Langkah BALAD Grup ini merupakan bukti nyata dari komitmen untuk memajukan sektor perikanan Indonesia dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui program LOKETARU dan kerjasama global, BALAD Grup berambisi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia serta mengangkat martabat bangsa di mata dunia.
Salam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy.
KP. Krendo Panulahar
Kanjeng Pangeran Edo Yudha Negara.
NELAYAN NUSANTARA.
BiroTIN/STB





