
Teropongindonesianews.com
Kamis 17 april Tim Investigasi LAKI ( laskar anti korupsi) melakukan investigasi ke kantor DIKNAS BONDOWOSO untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi terkait penjualan dokumen penting baru lalu.
Pernyataan dari ibu DEWI selalu Sekretaris pendidikan Bondowoso menyampaikan “Saya dan Bu kadis tidak pernah memberikan perintah atas penjualan dokumen penting ke tukang rongsokan”, Ujarnya.
*Lantas siapakah yang bermain di balik semua ini*
Yang jelas ada oknum yang bermain di balek semua kejadian ini karena tidak mungkin ada yang berani menjual tanpa adanya perintah atasan atau oknum yang berani bermain disini, lantas apakah alasannya sampai mau menghilangkan dokumen penting milik DINAS PENDIDIKAN tersebut…?
Anehnya lagi ketika pemberitaan sudah ramai jadi perbincangan publik, Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, ibu KHEIRIYAH memberikan perintah kepada stafnya untuk menarik kembali semua dokumen yang sudah terjual.
Kami tim laskar anti korupsi akan terus menyelidiki kejadian hungga ke akarnya dan apabila terbukti, maka yang bersangkutan sudah melanggar UU NO. 43 tentang Perpustakaan kearsipan, BB, Bersambung








