
Teropongindonesianews.com
Bengkulu Utara – Dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2023 kembali mencuat. Kali ini, proyek pelapis tebing sepanjang 14 meter di Desa Air Tenang, Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara, dipertanyakan kualitasnya dan diduga terjadi mark up anggaran. Proyek yang dikerjakan secara swakelola dengan anggaran Rp 120.000.000 ini menuai kritik dari masyarakat karena dinilai “asal jadi” dan tidak sesuai harapan.
Proyek pelapis tebing merupakan salah satu program yang dibiayai dari Dana Desa yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat ,Namun, pelaksanaan proyek di Desa Air Tenang ini justru menimbulkan kecurigaan adanya penyelewengan.
Hasil pekerjaan yang dinilai jauh dari standar mutu menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran, Masyarakat setempat mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kualitas pekerjaan yang tidak sesuai dengan nilai anggaran yang dikeluarkan.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan mark up dan kualitas pekerjaan yang buruk, Kepala Desa Air Tenang enggan memberikan penjelasan dan terkesan menghindar ,Pihak media yang berupaya meminta konfirmasi terkait penggunaan dana Rp 120.000.000 untuk proyek pelapis tebing tersebut hanya mendapat tanggapan berupa pengabaian dan penghapusan pesan ,Ketidaktransparanan ini semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Air Tenang.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan Dana Desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Perlu adanya investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk mengungkap dugaan mark up dan memastikan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut.
Masyarakat berharap agar pihak terkait segera menindaklanjuti laporan ini dan memberikan klarifikasi atas dugaan penyimpangan yang terjadi ,Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa sangat penting untuk memastikan dana tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Tarmizi








