Skip to content
April 22, 2026
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
BackgroundEraser_20250402_172203769

Menyingkap Tabir, Mengungkap Fakta, Aktual dan Terpercaya

Primary Menu
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
Live
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 12
  • Lucu, Selama Bertahun-tahun Para Pelaku UMKM Bertahan Sendiri Tanpa APBD
  • BREAKING NEWS

Lucu, Selama Bertahun-tahun Para Pelaku UMKM Bertahan Sendiri Tanpa APBD

Redaksi Teropong Indonesia News Juli 12, 2025 4 minutes read
IMG-20250712-WA0105

BANYUWANGI. – Saat rakyat kecil mempertahankan ruang hidupnya, justru pemerintah yang dulu mereka pilih malah bersiap menggusur mereka dengan dalih “penataan kota”. Itulah yang kini dialami ratusan pelaku UMKM dari komunitas Banyuwangi Creative Market (BCM) yang selama bertahun-tahun tumbuh bersama program Car Free Day (CFD) di Taman Blambangan.

Mereka kini terancam digeser ke Jalan A. Yani, lokasi yang dinilai tidak layak, tidak strategis, dan tidak manusiawi. Bukan hanya karena minim potensi pasar, tapi juga menghilangkan denyut ekonomi kerakyatan yang terbukti mampu menggerakkan perputaran uang hingga Rp125 juta tiap pekan, dan Rp500 juta setiap bulan, tanpa sepeser pun bantuan dari APBD.

Yang lebih menyakitkan, munculnya isu relokasi tidak pernah dibicarakan secara terbuka sejak awal. Justru setelah gejolak publik mulai merebak dan pelaku UMKM menolak, barulah pejabat muncul satu per satu. Dua nama yang disebut paling awal bicara adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banyuwangi, Dwi Yanto, lalu menyusul Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Hj. RR. Nsnin Oktaviantie, yang mendadak aktif pasca kisruh BCM CFD mencuat.

Hakim Said, SH, pendiri dan Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi,bkepada media ini pada Jum’at (11/7/2025) malam, menyindir keras kemunculan mendadak para pejabat tersebut.
“Info yang muncul pertama saat gejolak BCM CFD adalah Pak Dwi Yanto, yang mengundang komunitas BCM serta menyampaikan relokasi di JL. A. Yani serta akan memfasilitasi tempat bahkan pembelinya, bahjan menunjukkan layout-nya CFD A Yani. Lalu disusul Kadiskop UM Perdagangan, Hj. RR. Nanin Oktaviantie, yang meminta komunitas BCM tidak boleh berjualan lagi di CFD Taman Blambangan.

Lucu, Karena Selama Bertahun-tahun Para Pelaku Umkm Bertahan Sendiri Tanpa Apbd, tanpa pembinaan dari Asisten Perencanaan dan Pembangunan dan Diskop UM Perdagangan secara signifikan. Tapi giliran mau dipindah, mereka mendadak ‘peduli’ dan bicara berdalih soal penataan,” ungkap Hakim.

Menurut pria alumni Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-2 Tahun 2006 di Universitas Jenber, ini bukan sekadar persoalan lokasi, melainkan persoalan keadilan sosial dan keberpihakan. “Pejabat ekonomi mestinya paham, pasar tak bisa dipaksakan lahir di tempat kering. Perputaran uang BCM itu nyata dan organik. Bukan dibangun di balik meja atau simulasi power point,” tegasnya.

Hakim Said, tak segan menyentil pejabat yang menurutnya “lebih sibuk urus estetika kota untuk konten Instagram daripada memikirkan dapur rakyat kecil”. Ia pun mengajak para pengambil kebijakan untuk membayangkan menjadi pedagang kaki lima.

“Bangun dini hari, pasang tenda tengah malam, bawa dagangan dari rumah sambil menggendong anak. Lalu, ketika tempat yang sudah mereka bentuk dengan keringat ingin dirapikan, mereka disuruh minggir demi trotoar licin. Bisa setega itu?”

Ia pun menyayangkan sikap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, yang dinilai sudah tidak sepeka dulu saat masih kampanye. “Dulu, Bunda Ipuk Fiestiandani rajin masuk kampung, turun ke pasar, menyapa emak-emak UMKM. Sekarang, rakyat datang memohon, tapi pintu tertutup. Ke mana Bundanya Rakyat itu saat anak-anaknya butuh perlindungan?!” tanya Hakim, yang juga pengukung Ipuk saat pilkada lalu.

Dia mengingatkan, banyak dari pelaku BCM dulunya merupakan pendukung loyal saat Ipuk Fiestiandani maju mencalonkan diri sebagai Bupati periode kedua. Tapi kini, justru mereka yang dilupakan dan dianggap pengganggu estetika kota.

Rencana relokasi ke Jalan A. Yani depan pemkab dinilai tidak manusiawi dan tidak strategis. Kawasan itu merupakan ruas jalan utama dan bukan titik yang tepat, bukan pula ruang terbuka nyaman seperti Taman Blambangan. Alih-alih penataan, ini justru pengusiran terselubung yang mengorbankan rakyat kecil demi proyek “penampakan”.

Hakim bahkan mengutip Surah Al-Ma’un ayat 1-3 sebagai tamparan moral bagi para pejabat: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.”

“Kalau kita dengan mudahnya menyingkirkan rakyat kecil dari ruang nafkahnya sendiri, hanya demi proyek taman yang rapi, jangan-jangan kita sudah termasuk golongan pendusta agama,” tegasnya.

Hakim juga mendesak DPRD Banyuwangi agar tak berdiam diri. “Dewan itu bukan pelengkap seremoni. Kalian digaji oleh rakyat untuk bicara ketika rakyat butuh dibela. Hari ini, UMKM BCM sedang menjerit. Apakah kalian masih punya telinga?” katanya.

Ia meminta agar anggota DPRD menyampaikan langsung kepada Bupati, bahwa suara rakyat tidak boleh diabaikan. Bahwa “Nang Kene Wae!” adalah seruan damai, bukan perlawanan anarkis.
Pembangunan sejati adalah pembangunan yang menyentuh hati. Menata tanpa menggusur. Melindungi tanpa mengorbankan. Jika Taman Blambangan yang cantik harus dibangun di atas air mata para pelapak, maka itu bukan revitalisasi, itu penggusuran estetik yang penuh ilusi.

( Kurniadi )

About The Author

Redaksi Teropong Indonesia News

TEROPONG INDONESIA NEWS DI DIRIKAN SEJAK TANGGAL 22 DESEMBER 2020 oleh Wahyu dan Haji Darmo di bawah Naungan PT Teropong Multi Media,
( Call Redaksi : 082323884880 )

See author's posts

Post navigation

Previous: Warga Desa Palangsari Kecewa, Jalan Desa Di Perbaiki Bersama Karena Tidak Pernah Tersentuh Pembenahan
Next: Kemitraan Strategis: IKBML dan KKMD Sumsel Jajaki Investasi untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Related Stories

IMG-20260421-WA0226(1)_copy_360x360
  • BREAKING NEWS

Tragedi Mahasiswa Sampang: Terjebak Tppo Turki, Rugi Puluhan Juta, Tidak Dapat Pekerjaan

Redaksi Teropong Indonesia News April 21, 2026
IMG-20260421-WA0002_copy_1086x724
  • BREAKING NEWS

Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

Redaksi Teropong Indonesia News April 21, 2026
1776751918232_copy_273x154
  • BREAKING NEWS
  • Hukum / Kriminal

Kasus Dugaan Kecurangan Sistem BNI Syariah: Advokat Liliana Kartika Laporkan Kejanggalan Transaksi ke Polisi

Redaksi Teropong Indonesia News April 21, 2026

PEMERINTAH KOTA PADANG SIDIMPUAN

IMG-20250908-WA0139

BUTIK INDHIRA GIANYAR BALI BERKELAS DUNIA

20241231_114526_copy_1280x1280

Perusahaan Rokok SAE-22/SAE-FA

IMG_20250118_003129

JASA PENGIRIMAN PAKET & DOKUMEN KE NUSANTARA DAN LUAR NEGERI

IMG_20250816_210313_copy_720x544

GUEST HOUSE JEMBER

20260308_204752_copy_1280x1280
Guest House Jember
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
Juli 2025
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031 
« Jun   Agu »

KETUA PKDI BONDOWOSO

IMG_20260112_075243

Arsip

MENEBAR KEBAJIKAN DENGAN SEDEKAH PADA ANAK YATIM

IMG_20250227_104516

PHONE PEMRED

WA - 082323884880
WA & Celluler - 085236384228

Usamah Abdat, SE – DEWAN REDAKSI

IMG-20250817-WA0274

KH Shobirin Al Faqih Bondowoso Jatim

IMG_20250812_234314
Keluarga Besar BSBK Bondowoso Jatim

You may have missed

IMG-20260422-WA0215_copy_781x439
  • Hukum / Kriminal

Komplotan Spesialis Pencurian di Pura Dibongkar, Polsek Denpasar Selatan Amankan Tujuh Pelaku

Redaksi Teropong Indonesia News April 22, 2026
IMG-20260422-WA0021
  • Desa

Pemerintah Desa Talang Jarang Salurkan BLT-DD Triwulan I dan Bagikan Honor Lembaga Desa

Redaksi Teropong Indonesia News April 22, 2026
IMG-20260422-WA0019
  • Uncategorized

Polres Gresik Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Kota, 4 Tersangka Diamankan

Redaksi Teropong Indonesia News April 22, 2026
IMG-20260422-WA0018
  • Uncategorized

Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo

Redaksi Teropong Indonesia News April 22, 2026
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
PEMIMPIN REDAKSI - WAHYU - 082323884880 | MoreNews by AF themes.