
Teropongindonesianews.com
Situbondo – Bupati Situbondo, Mas Rio, mengadakan pertemuan dengan awak media di Pendopo Rakyat Situbondo untuk membahas situasi pasca demonstrasi yang terjadi seminggu lalu. Pertemuan ini dilakukan menyusul adanya laporan polisi terkait insiden tersebut.
Bupati menyatakan bahwa dinamika ini adalah hal yang wajar dalam “periode pengaturan ulang” atau masa transisi setelah pergantian kepemimpinan, yang ia samakan dengan proses factory reset pada ponsel. Proses penyesuaian ini mencakup berbagai sektor, seperti birokrasi, masyarakat sipil, dan tim pendukung.
Dalam keterangannya, Bupati Mas Rio menekankan pentingnya peran media dalam kepemimpinannya dan menyambut baik kritik dan masukan. Ia membuka ruang dialog secara aktif, bahkan melalui program rebhuan, dan menegaskan bahwa Pendopo Rakyat Situbondo terbuka 24 jam untuk berkolaborasi dengan semua pihak.
Terkait demonstrasi, Bupati menjelaskan bahwa ia menghadapinya sendiri sebagai bentuk dialog, bukan tantangan.
Ia juga membantah tuduhan penganiayaan atau persekusi terhadap jurnalis dan menegaskan bahwa situasi di Situbondo saat ini kondusif.
Bupati berharap laporan polisi yang telah dibuat dapat dicabut demi menjaga kondusifitas wilayah. Ia juga meminta agar rencana aksi lanjutan dihentikan.
Meskipun telah mempersiapkan 10 tim kuasa hukum, ia tetap mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan, berkolaborasi, dan saling mengingatkan dalam pengelolaan keuangan negara. Ia berharap tidak ada lagi korupsi, nepotisme, dan kolusi di Situbondo.
BiroTIN/STB








